Stay in The know

Health & Body

Apa Perbedaan Asam Amino Esensial dan Non Esensial?

Apa Perbedaan Asam Amino Esensial dan Non Esensial?

Temukan jawabannya dalam artikel berikut ini

Durasi baca: 1 menit.


Tubuh manusia mengandung berbagai macam zat. Mulai dari zat besi, arang, vitamin, mineral, hingga asam. Masing-masing zat ini punya peranan masing-masing di dalam tubuh. Jika kadarnya pas, maka tubuh senantiasa akan sehat. Namun jika tidak, tentu akan ada efek yang muncul dan dikenal sebagai gangguan kesehatan.


Dari sekian banyak kandungan di dalam tubuh, ada dua hal yang sering sekali dipertanyakan oleh orang-orang. Yakni asam amino esensial dan non esensial. Mengapa hal ini sering dipertanyakan? Karena orang masih belum bisa membedakan apa perbedaannya dan mana yang penting.

(BACA JUGA: Protein Nabati dan Hewani, Manakah yang Lebih Baik?)


Berbeda dengan bakteri jahat dan baik, atau lemak jahat dan baik, asam amino esensial dan non esensial tidak bisa dijelaskan atau ditelaah hanya dengan mendengarkan namanya. Asam amino esensial dan non esensial memiliki peranan yang sangat penting untuk tubuh.


 Asam amino esensial adalah sebuah kandungan atau zat yang sangat dibutuhkan tubuh namun tidak dapat diproduksi sendiri. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan tubuh, manusia harus mengonsumsi makanan-makanan yang dikenal mengandung asam amino. Utamanya adalah makanan-makanan yang mengandung valin, histidin, triptofan, isoleusin, lisin, leusin, dan masih banyak lagi.




Terdapat di jenis makanan apa saja asam amino esensial? Jawabannya banyak! Tapi intinya adalah makanan-makanan yang mengandung protein. Seperti ikan tuna, kalkun, putih telur, daging sapi, domba, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, makanan-makanan hijau seperti rumput laut, bayam, selada, disebut juga bisa memenuhi kebutuhan asam amino esensial di dalam tubuh manusia.


Sedangkan asam amino non esensial adalah jenis zat atau kandungan yang penting, dan dapat diproduksi langsung oleh tubuh. Asam amino non esensial diproduksi dari asam amino yang masuk ke tubuh juga vitamin. Asam amino non esensial juga memiliki banyak jenis.


Mulai dari alanin, arginin, asam aspartat, sistein, sistin, asam glutamat, hingga glutamin. Glutamin sendiri adalah zat yang penting untuk tubuh karena memiliki peran penting untuk menyembuhkan luka dan trauma yang dialami oleh seseorang.


(Andiasti Ajani, foto: lily banse, dan gold/unsplash.com)

You Might Also LIke