×

Stay in The know

Health & Body

Aman Berpuasa Bagi Penderita Diabetes

Aman Berpuasa Bagi Penderita Diabetes
Ayu Utami

Tue, 23 May 2017 at 19.00

Inilah pantangan dan pedoman penderita diabetes saat berpuasa.

Kondisi kesehatan seseorang terkadang menjadi penghalang untuk dirinya berpuasa. Begitu juga penderita diabetes. Menurut Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, Ms., Msc., Sp.GK (K), selaku spesialis gizi klinik, “Penderita diabetes boleh berpuasa jika kadar gula darahnya terkontrol, yakni di atas 70 mg/dL dan tidak melebihi 200mg/dL”.

Saat penderita diabetes nekat berpuasa saat kadar gulanya sedang rendah atau tinggi, maka dapat mengancam kesehatannya. “Tubuhnya akan menjadi drop dan bisa mengalami hipoglikemia jika gula darah rendah, atau hiperglikemia jika gula darah tinggi. Badannya mudah lemas dan ia terpaksa membatalkan puasanya di hari tersebut,” tambahnya, saat ditemui GLITZMEDIA.CO di D.Lab, Menteng.

Penderita diabetes sebaiknya tetap menjaga pola makan seimbang. “Mereka harus makan dua kali, yakni pada saat sahur dan mendekati imsak, agar perut tidak kosong. Ketika dekat imsak sebaiknya perbanyak asupan protein, serat, dan mineral serta hindari minuman manis,” ungkap dokter yang bertugas di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) ini.


Asupan Sahur

  • Satu jam sebelum imsak sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengenyangkan, seperti menggantikan nasi dengan roti, oatmeal, dan biji-bijian. Lengkapi pula kebutuhan protein dan lemak dari ikan, daging, telur, dan sesekali susu almond yang mengandung pemanis dari kurma. 
  • Sekitar 15 menit sebelum waktu imsak, Anda dapat mengonsumsi cemilan yang kaya akan serat dan manis, seperti kurma. Tujuannya, agar perut dapat terisi, tekanan gula darah di dalam tubuh tetap stabil dan tidak membuat Anda cepat lemas ketika berpuasa.


Asupan Berbuka

  • Pada saat berbuka, perbanyak minum air mineral dan menyantap takjil secukupnya. “Penderita diabetes boleh makan manis, namun hanya satu kali saja. Misalnya kurma, buah ini manis namun banyak serat, jadi aman dikonsumsi. Setelah itu tidak boleh makan atau minum manis lagi, supaya gula darah tetap normal,” ujar dr. Fiastuti.
  • Konsumsi buah-buahan segar, karena dapat membantu menyerap gula darah dan lemak agar tidak naik terlalu cepat.
(Elizabeth Puspa, Foto: Pexels.com)

You Might Also LIke