Tetap sehat dengan menggunakan beberapa pilihan minyak untuk memasak, selain minyak dari kelapa sawit

Durasi baca: 45 detik


Demi kesehatan di usia semakin matang, Anda memutuskan untuk mulai mengganti menu makanan sehari-hari, asupan minuman kesehatan, hingga memilih jenis minyak memasak untuk konsumsi keluarga. Tapi, minyak mana yang tepat untuk memasak dalam temperatur tinggi—misalnya untuk menumis atau menggoreng lama?

(BACA JUGA: Beda Minyak Goreng Sawit, Jagung, Beras, dan Bunga Matahari)

GLITZMEDIA.CO mencoba merangkum 5 jenis minyak yang aman untuk Anda gunakan sebagai pemanas masakan.


Minyak Sayur atau Vegetable Oil

Teksturnya yang ringan yang mengandung lemak Omega-3 ini bisa menjadi pilihan untuk menumis atau melakukan deep fried pada makanan Anda. Minyak sayur berasal dari nabati tumbuhan, namun lebih sering dianggap sebagai minyak kedelai yang juga memiliki kandungan lemak Omega-6. Sayangnya konsumsi minyak ini secara berlebihan juga berbahaya untuk kesehatan. Menurut seorang peneliti nutrisi, Kris Gunnars, BSc, konsumsi minyak nabati secara berlebihan bisa menyebabkan perubahan struktural di dalam penyimpanan lemak dan perubahan membran sel tubuh.


Minyak Biji Bunga Matahari

Minyak yang berasal dari ekstraksi biji bunga marahari ini mengandung asam lemak yang bermanfaat baik bagi tubuh, seperti asam palmitat, asam stearat, asam oleat, lesitin, karotenoid, selenium, dan asam linoleat. Kombinasi asam lemak tersebut sangat penting sebagai benteng pertahanan kesehatan Anda. Lebih jauh lagi minyak ini juga diklaim sebagai pilihan untuk menjaga kesehatan jantung dan bisa digunakan pada temperatur sangat tinggi saat memasak.

(BACA JUGA: Minyak Biji Bunga Matahari Obati Masalah Kulit)


Minyak Kanola

Minyak Kanola mengandung lemak jenuh tunggal yang tinggi—sekitar 62 persen, lemak tak jenuh ganda sekitar 32 persen, dan hanya mengandung 7 persen lemak jenuh. Sehingga minyak ini memiliki asam alfa-linolenat Omega-3 yang tinggi dibanding minyak lainnya—kecuali flaxeed oil atau minyak biji rami, karena tubuh tidak bisa memproduksi asam alfa-linolenat sendiri. 

Karena teksturnya yang ringan dengan titik asap yang tinggi, minyak kanola adalah salah satu minyak goreng yang paling serbaguna. Anda dapat menggunakannya dalam sejumlah hidangan dan metode memasak, seperti menumis, memanggang, sebagai penambah rasa pada salada, melapisi loyang untk kue agar tidak lengket, hingga sebagai pengganti mentega.