×

Stay in The know

Health & Body

3 Hal Penting Seputar Antibiotik

3 Hal Penting Seputar Antibiotik
Anggia Hapsari

Sat, 4 January 2020 at 09.02

Apakah dampak terlalu sering atau tidak menghabiskan antibiotik? 

Durasi baca: 55 detik 


Banyak orang yang langsung memasrahkan dirinya ke dokter dan meminta antibiotik ketika tubuhnya terkapar lemas akibat beberapa penyakit. Bahkan tidak jarang orang yang justru menjadi ketergantungan pada obat tersebut dan merasa lemas jika lupa mengonsumsinya. 


Sebenarnya ada banyak hal yang wajib Anda ketahui seputar antibiotik, seperti beberapa penjelasan dari dr Marissa T Pudjiadi, SpA berikut ini. 

(BACA JUGA: 5 Ide Olahraga Agar Anda Tidak Malas)


ANTIBIOTIK HARUS DIHABISKAN. KENAPA, SIH?

Antibiotik merupakan obat yang mampu membunuh dan membasmi segala bakteri jahat di dalam tubuh penyebab virus. Namun, untuk mendapatkan sebutir antibiotik Anda membutuhkan resep dokter supaya mengetahui takaran yang tepat. 


Jika obat tersebut hanya diminum setengah resep karena Anda merasa kondisi badan sudah mulai enak, maka dapat mengakibatkan daya tahan tubuh melemah dan mudah terserang penyakit secara berulang. 


Masalahnya, ketika obat tersebut bekerja, sebenarnya hanya permukaan virus yang baru terbasmi, sedangkan akar dari penyakit masih menetap di dalam tubuh Anda. Itulah sebabnya mengapa antibiotik harus habis sesuai dosis yang telah ditetapkan. 


ANTIBIOTIK TIDAK BOLEH DIKONSUMSI TERUS MENERUS


Penggunaan antibiotik tidak boleh Anda lakukan secara terus menerus. Jika rasa sakit tersebut masih wajar dan bukan bersifat peradangan, maka sebaiknya gunakan alternatif lain untuk metode penyembuhannya. 


Antibiotik yang dikonsumsi secara berlebihan akan menyebabkan bakteri tersebut bermutasi dan berkembang biak lebih banyak lagi dari sebelumnya. Hal ini dapat membuat bakteri jahat menjadi kebal terhadap antibiotik serta menyerang ataupun memakan bakteri baik yang menyebabkan tubuh sangat rentan terserang penyakit. 


WAKTU TEPAT MENGONSUMSI ANTIBIOTIK

Antibiotik masih aman dan boleh untuk Anda konsumsi jika mengalami beberapa penyakit tertentu. Misalnya,  radang tenggorokan, infeksi pada saluran kemih, penderita sinus akut, adanya luka besar pada bagian kulit, hingga radang paru-paru atau pneumonia. 


Sebaliknya, jika Anda terserang penyakit ringan seperti flu, batuk, dan meriang sebaiknya hindari penggunaan antibiotik untuk mencegah terjadinya penurunan imun tubuh. 

(Agnes Priscilla, foto: unsplash.com/ Laurynas Mereckas/ Freestocks)



You Might Also LIke