Stay in The know

Food & Diet

Sejarah Singkat Martabak Manis Indonesia

Sejarah Singkat Martabak Manis Indonesia

Berawal dari kota Bangka, martabak manis yang kita kenal justru berasal dari kota Semarang.

Durasi baca: 55 detik.


Ketika ingin berkumpul bersama keluarga atau teman-teman, pasti terpikir ingin menyediakan makanan manis yang bisa juga dijadikan makanan penutup. Tapi tidak mau yang terlalu formal seperti kue-kue yang dijual oleh toko kue. Jika sudah begini, martabak manis atau martabak kue pasti menjadi yang terpikir oleh Anda.


Martabak manis adalah salah satu jenis kudapan yang populer di Indonesia. Hampir di setiap kota-kota besar, pasti sajian yang satu ini selalu tersedia di setiap sudut jalan. Jika mendengar kata martabak, pasti yang terpikir oleh Anda adalah martabak Bangka. Namun apa sebetulnya maksud dari kata Bangka yang ada di martabak?


Ternyata alasannya karena martabak manis berasal dari pulau Bangka, yang ada di Kepulauan Bangka Belitung. Di sana, tinggal sebuah keluarga bernama Cen yang merantau ke pulau Jawa, tepatnya ke kota Semarang. Di Semarang, mereka tinggal di dekat warung mi Bandung yang berlokasi di Jalan Gadjah Mada. 

(BACA JUGA: Penyebab Rasa Mual Setelah Menyantap Makanan Manis)



Karena situasi warung mi Bandung ramai, keluarga Cen kemudian berinisiatif untuk membuat warung makanan tetapi yang berbeda dengan warung mi Bandung. Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat martabak tetapi dalam bentuk kue. Keluarga Cen juga menciptakan martabak manis dengan ragam rasa.


Seperti isi kacang, cokelat, keju, bahkan bisa campuran beberapa rasa. Karena rasanya yang lezat, martabak keluarga Cen kemudian mulai dikenal luas oleh warga Semarang. Seiring perkembangan zaman, martabak kemudian juga berekspansi ke kota-kota lain termasuk Jakarta.


Tapi menariknya, penyebutan martabak manis di setiap kota berbeda-beda. Jakarta dan Bandung mengenal makanan ini dengan nama martabak manis. Sedangkan Semarang mengenalnya sebagai kue Bandung. Beda lagi di Pontianak, makanan ini disebut apam pinang. 


(Audy Muhammad Lanta/Andiasti Ajani, foto: Instagram.com/martabakpizzaorins)

Author:

You Might Also LIke