Stay in The know

ads

Food & Diet

Fakta Diet Keto yang Perlu Anda Tahu

Fakta Diet Keto yang Perlu Anda Tahu

Inilah beberapa makanan yang boleh dan tidak boleh Anda makan saat melakukan diet keto.

Durasi baca: 1 menit 15 detik


Pada pertengahan tahun 2018 lalu hingga kini, banyak selebriti Indonesia dan terutama selebriti Hollywood yang menjalankan diet ketogenik atau diet keto. Beberapa di antaranya adalah Kim Kardashian dan Gwyneth Paltrow yang mengaku berhasil menjalankan diet ini.

(BACA JUGA: Diet a la Nagita Slavina)



Kata keto dalam diet ketogenik berasal dari pendapat bahwa tubuh menghasilkan bahan bakar kecil yang disebut dengan keton. Ini merupakan bahan bakar alternatif untuk tubuh yang digunakan ketika gula darah (glukosa) dalam tubuh hanya sedikit. 



Keton diproduksi jika Anda makan sangat sedikit karbohidrat sehingga lebih cepat dipecah menjadi gula darah dan protein dalam jumlah sedang. Protein yang berlebih dapat pula diubah menjadi gula darah.


Menurut Maya Feller, Registered Dietitian Nutritionist asal New York, diet keto dapat membantu menurunkan berat badan karena diet ini merupakan diet karbohidrat ketat seperti LCHF (low carb, high fat) atau diet Atkins. 


FUNGSI LEMAK PADA DIET KETO

Keton diproduksi di hati, dari lemak. Mereka kemudian digunakan sebagai bahan bakar di seluruh tubuh termasuk otak, sebagai organ lapar yang mengonsumsi banyak energi setiap hari dan tidak dapat langsung bekerja dengan lemak. Otak hanya bisa bekerja pada glukosa atau keton. 


Pada diet ketogenik, pasokan bahan bakar untuk menjalankan energi hampir seluruhnya berada pada lemak di tubuh. Kadar insulin  menjadi sangat rendah dan pembakaran lemak meningkat secara dramatis. Hal ini membuat proses pembakaran menjadi lebih mudah dan memberi efek baik bagi siapa saja yang tengah mencoba menurunkan berat badan.


Tujuan konsumsi lemak dalam jumlah yang tinggi pada diet keto adalah agar tubuh menghasilkan keton untuk mencapai kondisi ketosis. Dalam kondisi tersebut, karbohidrat dalam tubuh berada dalam kondisi yang sangat rendah, sehingga tubuh akan membakar lemak sebagai sumber energi utama. Sebenarnya, cara tercepat untuk mencapai kondisi ketosis adalah dengan berpuasa tidak makan apapun, namun tidak ada yang sanggup untuk berpuasa selamanya. 


MAKANAN YANG DISARANKAN UNTUK DIET KETO

Untuk bisa mencapai ketosis, Anda perlu fokus mengonsumsi makanan tinggi lemak dan protein tapi rendah karbohidrat. Asupan karbohidrat pengikut diet keto hanya sekitar 10 persen dari asupan makanan mereka sehari-hari. Disampaikan oleh Feller, jumlah karbohidrat itu setara dengan satu potong roti per hari. 
(BACA JUGA: Daftar Makanan Diet untuk Golongan Darah AB)


Selebihnya, Feller menyarankan untuk mengonsumsi makanan kaya lemak seperti: 



  • Telur, terutama yang mengandung omega 3.

  • Daging, ayam, kalkun, steak dan produk daging lain.

  • Ikan tuna, salmon, makarel.

  • Krim, mentega, dan keju.

  • Sayur hijau, tomat, dan sayuran lain yang rendah karbohidrat.

  • Kacang dan biji-bijian, seperti almond, wijen, dan chia seed.

  • Alpokat

  • Minyak zaitun dan minyak kelapa.

  • Garam, merica, dan berbagai rempah alami.


Sedangkan Anda perlu menghindari karbohidrat seperti: 


  • Nasi, pasta, sereal dan produk gandum.

  • Kacang dan biji-bijian.

  • Umbi-umbian.

  • Makanan atau minuman manis.

  • Lemak tidak sehat dari minyak sayur atau mayonaise.


Yang tak kalah penting, lakukan diet keto dalam jangka pendek, mulai dari 2-3 minggu, hingga batas maksimal 6-12 bulan. Ingat, diet ini hanya sebatas untuk mengurangi lemak tubuh dan memperbaiki kesehatan, untuk selanjutnya perlu diikuti dengan pola hidup sehat,” jelas Feller lebih lanjut. 


(Anggia Hapsari, foto: Pexels.com/ Rawpixel/ Public Domain Picture)




You Might Also LIke