×

Stay in The know

Food & Diet

Boba Milk Tea dan Kopi Susu, Masihkah Jadi Primadona di Tahun 2020?

Boba Milk Tea dan Kopi Susu, Masihkah Jadi Primadona di Tahun 2020?
Andiasti Ajani

Wed, 20 November 2019 at 14.04

Simak hasil surveinya yang dilakukan oleh sebuah perusahaan startup bernama MOKA di sini.

Durasi baca: 55 detik.


Sekitar satu tahun belakangan, salah satu jenis minuman yakni boba milk tea sedang berada di tangga popularitas. Bahkan untuk mendapatkan satu gelas boba milk tea banyak orang rela mengantre berjam-jam. Padahal dulu, sekitar belasan tahu yang lalu boba milk tea sudah pernah hadir di dalam kehidupan kita. 


Sebut saja merek-merek minuman seperti Quickly, Cha Time, hingga Hop Hop, menyediakan boba sebagai salah satu signature topping-nya. Tapi di dalam ingatan editor GLITZMEDIA.CO, saat itu boba tidak langsung menjadi topik pembicaraan seperti sekarang.


Mungkin karena saat itu, kehadiran media sosial dalam kehidupan kita masih sangat terbatas aksesnya. Selain boba, satu jenis minuman lain yang juga masih menjadi diva adalah sajian kopi susu.


Sebut saja merek-merek seperti Tuku, Kenangan, Sana, Janji Jiwa, Di Bawah Tangga, hingga Fore, menjadi merek-merek kopi susu lokal yang memiliki banyak sekali penggemar. Artinya, di tahun 2019 ini popularitas boba milk tea dan kopi susu sudah tidak perlu diragukan lagi.


Nah pertanyaannya, bagaimana dengan tahun 2020? Apakah boba milk tea dan kopi susu masih akan menjadi primadona? Terkait dengan hal tersebut, sebuah perusahaan startup bernama MOKA melakukan sebuah survei tentang hal ini. 

(BACA JUGA: Sedang Naik Daun, Adakah Manfaat Boba untuk Kesehatan Tubuh?)




Lewat rilis yang diterima, ternyata boba milk tea dan kopi susu lokal masih akan menjadi primadona di tahun 2020. Bahkan, per bulan Oktober kemarin, penjualan boba milk tea di Indonesia meningkat sebanyak 12 kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu.


Soal pilihan menunya, boba milk tea dengan classic brown sugar masih menjadi yang paling diminati. Namun para pelaku bisnis yang terlibat di dalam survei ini mengatakan, kalau menu-menu seperti mixed fruit, lemonade, dan cheese, juga termasuk yang diminati oleh para pelanggannya. 


Lewat survei ini ditemukan juga sebuah fakta yakni tentang waktu paling ramai saat orang-orang memesan boba milk tea. Ternyata, setelah jam makan siang adalah waktu tertinggi. Mulai dari jam 13.00 hingga sore hari pukul 17.00 WIB. 


Sedangkan untuk kopi susu, hasil survei mengatakan bahwa para pecinta kopi disebut masih akan setia dengan sajian kopi tradisional ini. Berbanding terbalik dengan penjualan kopi jenis americano, cappuccino, hingga caffe latte yang diprediksi akan menurun di tahun 2020.


Survei ini juga mengungkapkan kalau kehadiran kopi jenis pandan latte diprediksi juga akan naik daun tahun depan.


(Andiasti Ajani, foto: rosalind chang, hussain ibrahim/unsplash.com, dokumentasi startup moka) 

You Might Also LIke