×

Stay in The know

Food & Diet

Benarkah Teh Dapat Kurangi Risiko Penyakit Jantung dan Stroke? Ini Jawabannya

Benarkah Teh Dapat Kurangi Risiko Penyakit Jantung dan Stroke? Ini Jawabannya
Mondials Anindhita

Sat, 25 January 2020 at 16.05

Tidak hanya enak dan segar, ternyata teh juga dapat mencegah Anda terkena penyakit.

Durasi baca: 55 detik.


Selain kopi, teh merupakan salah satu minuman populer yang menjadi favorit mayarakat. Anda bisa menemukan teh di mana saja, seperti di warung, restoran, mall, supermarket dan sebagainya. Berbagai macam teh Anda bisa dapatkan, mulai dari tawar hingga perisa seperti lemon tea. Tidak hanya itu, akhir-akhir ini ramai sekali ditemukan minuman yang dicampur dengan teh, contohnya, milk tea.


Namun ada juga yang sering mengonsumsi teh juga karna untuk kesehatan. Seperti diet dan juga pencegahan dini agar tidak terkena penyakit. 

(BACA JUGA: Berapa Takaran yang Tepat Mengonsumsi Teh Hijau Setiap Harinya?)


Apakah Anda tahu bahwa teh juga dapat mencegah Anda terkena penyakit seperti penyakit jantung dan stroke? Berikut GLITZMEDIA.CO jelaskan secara singkat bagaimana teh dapat mengurangi Anda terkena risiko penyakit jantung dan stroke yang dilansir dari healthline.com.



POLYPHENOL

Keuntungan yang didapat saat meminum teh secara rutin dapat diperoleh dari kandungan polyphenol. Kandungan ini merupakan salah satu zat yang dapat Anda temukan pada dua jenis teh, yaitu teh hitam dan hijau.


Polyphenol sendiri dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan gula darah yang dapat memicu stroke dan penyakit jantung. Enzim aktif yang terdapat pada polyphenol dapat mengatasi dan membasmi lemak dalam tubuh. 



(Foto: Freepik.com/foodiesfeed)


Tidak hanya bisa membersihkan pembuluh darah dari lemak agar aliran darah menjadi lancar, kandungan ini juga dapat mencegah dari penyakit obesitas karena dapat mengendalikan gula dan lemak pada tubuh. Namun polyphenol sendiri tidak akan bertahan lama di dalam tubuh, maka dari itu dianjurkan untuk meminum teh secara rutin agar manfaatnya dapat terasa.


Selain itu teh juga memiliki kandungan antioksidan, yang dapat melindungi sel-sel terhadap efek radikal bebas. Apabila tubuh Anda tidak dilindungi sel-sel dari radikal bebas, maka dapat memicu penyakit jantung, kanker, dan penyakit berbahaya lainnya.


TEH HIJAU ATAU HITAM?

Walau polyphenol terkandung dalam teh hijau dan hitam, namun dampaknya akan terlihat lebih jelas pada teh hijau. Pasalnya, teh hitam sendiri sudah melalui banyak proses fermentasi dan mengurangi kandungan serta efektivitas kerja pada polyphenol. Lagi pula, biasanya teh hitam sering ditemukan disaji dan dicampur dengan susu.


Jadi, sudahkah Anda minum teh hari ini?


(Zeta Tsaniya/Mondials Anindhita, foto: Freepik.com)

You Might Also LIke