Stay in The know

ads

Food & Diet

Benarkah Bubble Tea Bisa Menyebabkan Kanker?

Benarkah Bubble Tea Bisa Menyebabkan Kanker?

Temukan faktanya dalam artikel berikut ini

Durasi baca: 1 menit.


Jika Anda suka mengonsumsi minuman-minuman seperti Cha Time, Quickly, Hop Hop, dan lain sebagainya, pasti tahu apa itu bubble tea. Bubble tea atau biasa juga disebut disebut juga boba atau tapioca pearl, adalah adonan tepung berbentuk kenyal, yang biasa dijadikan bahan pendamping dalam minuman atau makanan penutup.


Bubble tea berasal dari Taiwan dan pertama kali dibuat pada tahun 1980-an. Setelah itu bahan minuman ini menyebar ke negara-negara di Asia Timur dan Tenggara. Sejak itu, kepopuleran bubble tea menyebar ke negara-negara lain. Termasuk benua Eropa dan Amerika.

(BACA JUGA: Bahayakah Minum Teh dengan Campuran Susu?)




Namun tahukah Anda, kalau ternyata bubble tea sangat tidak sehat dan dapat memicu kanker. Sebuah tim penelitian dari Rumah Sakit Universitas Aachen, Jerman, meneliti bubble tea yang berasal dari sebuah merk minuman. Lewat penelitian tersebut, diketahui bahwa buble tea mengandung zat polychlorinated biphenyls (PCB). Seperti styrene, acetophenone, dan brominate.


Zat PCB merupakan bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker dan termasuk ke dalam kategori berbahaya yang tidak boleh ada di dalam bahan pangan. Bahan PCB bahkan tidak hanya menyebabkan kanker pada manusia, tetapi juga hewan.


Menurut penelitian lain yang dilakukan oleh Environmental Protection Agency (EPA), zat PCB dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh, reproduksi, saraf, hingga endokrin. Maka dari itu, jika Anda adalah penyuka minuman berbahan bubble tea, sebaiknya mulai mengurangi jumlah konsumsinya demi kesehatan tubuh Anda sendiri.


(Andiasti Ajani, foto: pixabay.com/sam651030)

You Might Also LIke