×

Stay in The know

Food & Diet

6 Manfaat Garam Laut untuk Kesehatan Tubuh

6 Manfaat Garam Laut untuk Kesehatan Tubuh
Anggia Hapsari

Mon, 30 December 2019 at 08.01

Ingin mengurangi garam untuk menjaga kesehatan tubuh? Baca dulu artikel ini.

Durasi baca: 1 menit


Garam laut telah menjadi penyedap alami sejak ribuan tahun lalu yang membuat cita rasa masakan terasa asin. Banyak metode diet menyarankan meminimalkan penggunaan garam laut yang disinyalir dapat mengikat lemak. Bahkan, penggunaan garam laut dianggap tidak sehat oleh American Heart Association. 


Oleh karena itu, Dr. Josh Axe, DNM, DC, CNS selaku dokter yang ternama di bidang Natural Medicine, Clinical Nutritionist, dan Chiropractor  mencoba melakukan penelitian untuk memahami manfaat dari garam laut yang alami tanpa melalui proses menjadi garam meja. 


Dilansir dari Draxe.com, ternyata, garam laut yang tidak dimurnikan sebetulnya sangat membantu proses alami dalam tubuh dan menjaga kesehatan. 

(BACA JUGA: Sudah Makan Perut Masih Merasa Lapar? Ini Penyebabnya)


Beberapa jenis garam yang tidak dimurnikan adalah Celtic salt dan Himalayan pink salt yang dapat Anda digunakan sehari-hari.  



KAYA MINERAL 

Garam laut berkualitas tinggi setidaknya mengandung 60 jenis mineral. Kandungan mineral dalam Himalayan pink salt bahkan dapat mencapai 84 jenis dan menjadikannya sebagai sumber mineral yang tinggi. 


Garam laut akan membantu Anda dalam mencukupi kebutuhan mineral harian yang sulit terpenuhi apabila hanya dengan mengonsumsi sayur dan buah.

(BACA JUGA: Ketahui Skala Lapar untuk Mencegah Makan Terlalu Banyak atau Justru Kurang)


MENGURANGI DEHIDRASI DAN MENYEIMBANGKAN CAIRAN 

Hampir 80% tubuh terisi oleh cairan, sehingga tubuh sangat memerlukan garam laut. Garam mengandung natrium yang berfungsi untuk menjaga kestabilan cairan dalam tubuh. Air mengikuti aliran natrium, sehingga apabila terlalu banyak natrium dalam tubuh maka menghasilkan retensi cairan tubuh yang berlebihan. 


Sebaliknya, apabila natrium berjumlah sedikit maka tubuh akan mudah terserang dehidrasi. Mengonsumsi garam laut rutin membuat kadar natrium dalam tubuh cukup untuk menyeimbangkan rasio dua elektrolit, yakni natrium dan potassium. 


Kedua elektrolit tersebut menjaga keseimbangan cairan yang tepat pada sel tubuh, plasma darah serta cairan ekstraseluler tubuh.


SUMBER ELEKTROLIT YANG BAIK 

Garam laut yang tidak dimurnikan berpotensi membawa kandungan mineral alami. Laut merupakan tempat penuh elektrolit seperti natrium, magnesium, kalsium, dan juga potassium yang baik untuk kesehatan tubuh. 



Masing-masing elektrolit memiliki peran ketika bekerja dalam tubuh Anda seperti mengatur detak jantung yang mendorong otot berkontraksi. Ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh dapat dicegah melalui konsumsi garam rutin dengan porsi yang disarankan.


BEKERJA BAIK UNTUK OTAK, SARAF, DAN OTOT 

Garam laut ternyata berkhasiat bagi fungsi otak, otot dan juga sistem saraf karena kandungan zat natrium. Natrium menjadi pengatur cairan sehingga secara tidak langsung mengatur transmisi sinyal listrik dalam tubuh. Melalui transmisi sinyal listrik tubuh, otak dapat melakukan koordinasi dengan otot dan sistem saraf. 


MEMBANTU MENYEHATKAN PENCERNAAN 

Ketika tubuh kekurangan garam, lambung tidak akan cukup untuk menghasilkan asam hipoklorida (HCL). Risiko memiliki asam lambung rendah bisa menjadi sangat serius. Memasok garam laut ke dalam tubuh adalah salah satu cara memperbaiki pencernaan Anda. 



Tetapi, garam laut mengandung klorida yang merupakan zat pembangun asam lambung, sehingga penting untuk memperhatikan kadar konsumsinya.


PENAMBAH GIZI 

Tubuh dapat menyerap vitamin dan mineral lebih maksimal apabila memiliki jumlah asam lambung yang cukup. Garam laut berlebih memang membuat kadar asam lambung lebih banyak, namun apabila kekurangan maka lambung menjadi terlalu basa. 


Ini membuat nutrisi makanan tidak terserap maksimal oleh tubuh. Sebaiknya Anda membatasi penggunaan garam sesuai anjuran dokter tetapi tidak perlu sampai menghindarinya supaya makanan Anda lebih berkhasiat ketika dikonsumsi.  

(Agnes Priscilla, foto: Unsplash.com/ Brandless/ Stefan Johnson/ Jason Yuinstra)




You Might Also LIke