Stay in The know

Food & Diet

5 Cara Sukses Menggoreng Kacang yang Renyah

5 Cara Sukses Menggoreng Kacang yang Renyah

Kunci sukses Anda terletak dari memilih bahan baku kacang hingga cara menggoreng kacang yang tepat. 

Durasi baca: 1 menit 15 detik


Bagi orang Indonesia, kacang seringkali digunakan sebagai bahan utama membuat saus dan sambal. Sebut saja mulai dari saus pecel, saus batagor, saus siomay, sambal pastel, hingga sambal rujak. Di pasaran, saus dengan bahan dasar kacang sudah dapat Anda temukan di mana-mana.


Meski demikian, membuat saus dengan bahan dasar kacang pastinya lebih lezat dan sehat. Anda pun bisa menyesuaikan tingkat kehalusan kacang. Namun, kacang yang digunakan sebagai campuran saus atau sambal perlu diolah tersebih dahulu yaitu dengan cara digoreng.


Sayang, walaupun tampak sederhana, menggoreng kacang tidaklah mudah. Jika terlalu lama, kacang akan gosong. Sedangkan jika digoreng terlalu cepat, kacang tidak akan matang sempurna. Agar sukses menggoreng kacang: tidak pahit dan pas matangnya, perhatikan beberapa hal ini:


PILIHLAH KACANG TANAH BERKUALITAS BAGUS

Kacang tanah berkulitas memiliki ciri kulit ari berwarna terang dan memiliki ukuran yang sama. Sebaiknya, hindari membeli kacang dengan ukuran yang tidak sama. Hal ini akan membuat tingkat kematangan kacang tidak merata. 



RENDAM KACANG TANAH SEBELUM DIOLAH

Jika Anda membeli kacang tanah yang belum dikupas, rendamlah kacang tanah dalam air mendidih terlebih dahulu selama kurang lebih 30 menit. Rendam hingga kulit kacang lunak dan mudah dikupas. 


Cuci kembali kacang yang telah dikupas hingga benar-benar bersih. Tujuannya agar tidak meninggalkan rasa pahit atau getir setelah digoreng.


GORENGLAH DALAM MINYAK DINGIN

Jangan goreng kacang dalam minyak yang terlalu panas. Apapun jenis kacang yang Anda gunakan, gorenglah dalam kondisi minyak dingin. Tuanglah minyak dalam wajan, nyalakan api kecil, lalu masukkan kacang ke dalam wajan.

Yang tak kalah penting, pastikan kacang terendam penuh dalam jumlah minyak yang banyak. Karena membutuhkan minyak yang banyak, jangan lupa untuk memastikan minyak goreng yang Anda gunakan memiliki kandungan vitamin seperti vitamin E sebagai antioksidan, pro vitamin A, serta memiliki kandungan asam lemak tak jenuh (Omega-9).


TINGKAT KESABARAN EKSTRA

Saat menggoreng kacang, gunakan api kecil. Tujuannya agar kacang tidak cepat gosong dan kacang matang hingga ke bagian dalam. Jangan pernah tinggalkan kacang begitu saja saat menggorengnya. 


Kacang termasuk dalam bahan pangan yang perlu diaduk terus menerus selama proses penggorengan. Kacang yang tidak aduk saat digoreng akan membuat tingkat kematangan kacang tidak merata. 


ANGKAT KACANG SEBELUM MATANG SEMPURNA

Jangan menggoreng kacang hingga berwarna kuning kecokelatan. Cara ini akan membuat kacang menjadi terlalu matang atau malah gosong. 


Ketika diangkat dari penggorengan, sebenarnya kacang masih melanjutkan proses memasaknya selama beberapa saat. Proses menggoreng yang terlalu lama akan membuat kacang menjadi gampang kosong. Sebaiknya, setelah minyak mulai berangsur panas dan kacang berwarna kuning muda, segera angkat kacang yang sedang digoreng. 


(Anggia Hapsari, foto: Pexels.com/ Pixabay, Sedaap)


Author:

You Might Also LIke