Stay in The know

What's New

Perseteruan H&M dengan Komunitas Seni Jalanan

Perseteruan H&M dengan Komunitas Seni Jalanan

Label mode asal Swedia itu dituntut atas pelanggaran hak cipta.

Durasi baca: 45 detik


H&M mulai kehilangan rasa hormat dari insan mode. Awal bulan Januari lalu, merek asal Swedia ini memicu perdebatan rasisme atas kampanye iklan koleksi sweater anak. Slogan bertuliskan “Coolest Monkey in the Jungle” dianggap meremehkan ras kulit hitam sebab terkesan merepresentasikan sosok model yang juga berkulit hitam. Belum genap 3 bulan, kabar miring kembali terdengar dari H&M mengenai pelanggaran hak cipta.



(Insert foto: HypeBeast.com)


Lagi-lagi kampanya iklan penyebabnya. Pemoretan itu menampilkan model berbalut lini pakaian olahraga terbaru H&M yaitu New Routine. Bila diperhatikan dengan seksama, tidak ada unsur rasisme atau elemen yang memicu kontroversi dari keseluruhan gambar. Hanya ada seorang laki-laki mengenakan kaus abu-abu dan celana hitam yang berpose ekstrim di depan seni grafiti karya Jason ‘Revok’ Williams. Tapi faktanya, mural tersebut belum mendapatkan perizinan dari si seniman.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke