Stay in The know

Sex & Love

Tak Hanya Pria, Inilah 6 Alasan Mengapa Wanita Berselingkuh

Tak Hanya Pria, Inilah 6 Alasan Mengapa Wanita Berselingkuh

Ternyata, perselingkuhan yang dilakukan wanita sebagian besar bersumber dari alasan emosional—bukan fisik.

Jawab dengan cepat, manakah yang memiliki peluang berselingkuh lebih besar—pria atau wanita? Rata-rata, pria menjadi pihak yang dituduh lebih banyak melakukan perselingkuhan ketimbang wanita. Padahal, hal tersebut belum tentu benar, loh. 

Menurut studi yang dilakukan oleh Helen Fisher, selaku Biological Anthropologist sekaligus Senior Research Fellow, at The Kinsey Institute, Indiana University, Amerika Serikat, wanita pun memiliki peluang untuk berselingkuh—dengan faktor penyebab yang berbeda dengan pria. (BACA: Mengenal Arti Ekstramarital Seksual Yang Kerap Menjadi Alasan Terjadinya Perselingkuhan). 

“Men are much more likely to seek a purely objectified experience—sex with no strings attached. Meanwhile, women are much more likely to be interested in sex that includes or at least hints at, some sort of emotional connection,” ungkap Fisher. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini adalah beberapa alasan mengapa wanita berselingkuh.



Kurangnya Perhatian 

‘Karena wanita ingin dimengerti’, sepertinya harus menjadi kalimat dasar hidup yang dipegang tiap pria. Bagaimanapun sifat seorang wanita, ia tetap ingin diberikan perhatian. Hal tersebut dapat membuat wanita merasa nyaman dan dimengerti, tanpa harus menjelaskan pada kekasihnya tentang apa yang diinginkannya. Saat seorang wanita tidak mendapatkan perhatian tersebut, perselingkuhan pun kerap kali menjadi langkah yang diambil untuk memenuhi kebutuhan emosionalnya. 


Merasa Terintimidasi

Setelah menikah, wanita seringkali merasa bahwa pria tidak lagi melihatnya sebagai wanita tangguh, melainkan hanya mengurus rumah, suami, dan anak-anak. Perasaan inilah yang kerap kali dirasakan para wanita sehingga merasa dirinya terintimidasi dengan posisi sang suami. Bagi yang belum menikah, rasa terintimidasi ini timbul ketika pasangannya terlalu asyik dengan dunia pertemanannya ketimbang menghabiskan waktu bersama Anda.



Ajang Pembalasan Dendam

Ketika pria tidak merespon atau bersikap acuh dengan pembicaraan wanita, biasanya wanita cenderung memainkan perasaannya dengan pria lain. Bisa jadi aksi ini disengaja untuk memberikan sinyal kepada sang kekasih. Wanita pun dapat dengan mudah bersilat lidah dengan menjadikan sikap keacuhannya sebagai tameng pembelaan diri.


Tidak Ada Kepastian Hubungan

Status hubungan yang digantung dan tidak memiliki kepastian kerap kali membuat para wanita menjadi jenuh terhadap pasangannya. Biasanya, hal ini terjadi ketika pria tidak kunjung memberikan sinyal bahwa ia akan menikahi Anda. Rasa lelah menunggu ini membuat Anda cenderung tetap membuka hati dengan pria lain. Yes, ‘open relationship’ will be marked on you forehead.


Uang, Uang, dan Uang!

Saat tidak mendapatkan ketenangan dari sisi finansial, wanita cenderung memilih berselingkuh dengan pria lain. Bukan karena sekedar materialistis, namun lebih kepada hilangnya rasa tenang ketika kondisi keuangan pasangannya dirasa tidak cukup. Wanita selalu menginginkan pria yang memiliki pendapatan melebihi dirinya. Hal ini pun sejalan dengan peran utama pria dalam rumah tangga, yaitu menafkahi keluarga. 



Kehidupan Seks Yang Buruk

Saat mulai berumah tangga, berbagai kebutuhan tentu bertambah. Hal ini seringkali menjadi alasan para pria untuk bekerja keras agar mampu menafkahi seluruh anggota keluarga. Sayangnya, terkadang kesibukan tersebut membuat pria lupa untuk memenuhi kewajibannya dalam memberikan nafkah batin (seksual). Hal ini lah yang memicu wanita untuk mencari pria lain demi memenuhi hasrat kebutuhan biologisnya tersebut.


Keenam faktor di atas tentu tidak bisa dibenarkan. Perselingkuhan sebaiknya tidak boleh terlintas di pikiran Anda sebagai wanita. Sebaiknya putuskan hubungan dulu atau sudahi baik-baik, baru berpindah ke lain hati. 

(Elizabeth Puspa/Shilla Dipo, Image: Berbagai Sumber)

Author:

You Might Also LIke