ads



Stay in The know

Sex & Love

Mona Ratuliu Punya Cara Sederhana Merayakan Hari Valentine

Mona Ratuliu Punya Cara Sederhana Merayakan Hari Valentine

Mona Ratuliu rayakan Hari Valentine bersama keluarga.

Durasi baca: 1 menit.


Menyambut Hari Valentine, banyak pasangan yang sudah memiliki rencana untuk melangsungkan makan malam romantis dan saling bertukar kado bersama orang tercinta. Namun, momen tersebut terlihat berbeda di mata Mona Ratuliu. Sejak menikah dengan Indra Brasco pada 14 September 2002, keduanya nampak selalu harmonis meski sering melewatkan momen Valentine.


Mona mengaku lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, terutama anak. “Saya tidak merayakan Valentine, tapi kadang momen itu saya pakai untuk menikmati kebersamaan dengan keluarga, seperti cara paling sederhananya (adalah) membeli es krim dan makan bersama anak-anak,” ungkap ibu dari tiga anak ini. Meski tahun ini ia mengaku tidak merayakan Hari Valentine, namun Mona sebenarnya merindukan liburan berdua dengan suami. “Waktu itu saya pernah bikin kejutan untuk Indra dan pergi ke Bali berdua. Kita tetap butuh liburan, karena mengurus anak dan mengerjakan tugas rumah terus-menerus bisa membuat kita jenuh. Nah, biasanya momen seperti Valentine ini saya pakai untuk hari kita berdua, tapi tidak selalu,” tambahnya.


Jika biasanya pasangan sibuk mencarikan hadiah untuk kekasihnya, namun hal tersebut tidak berlaku bagi Mona dan Indra. “Suami hampir tidak pernah membelikan bunga dan sudah bertahun-tahun saya tidak pernah dibelikan kado, candle light dinner juga nggak pernah. Romantisnya Indra lebih kepada bentuk pujian, seperti ungkapan cantik atau ‘masakan kamu enak hari ini’. Hal seperti itu sudah membuat saya dan dia bahagia,” ujarnya saat bertemu GLITZMEDIA.CO di Plaza Indonesia.



(Foto: Instagram.com/monaratuliu)


Romantis tidaknya sebuah hubungan bukan bergantung pada seberapa sering ia membelikan hadiah, tetapi lebih kepada kebersamaan. “Saya dan dia cuma punya satu kunci, yakni menjalin hubungan dengan sesantai mungkin. Kadang perempuan terlalu serius dan tidak bisa santai. Apa-apa diprotes dan dikritik suatu hal yang kurang sempurna. Lebih baik santai saja. Kita harus sadar bahwa hidup butuh pengembangan diri dan tidak selamanya bisa sempurna. Tipnya berikan ruang untuk masing-masing, menghargai dan saling memahami,” tegas perempuan berusia 36 tahun ini.


(Elizabeth Puspa, foto: Elizabeth Puspa)

You Might Also LIke