Stay in The know

Sex & Love

Lakukan 5 Cara Ini Saat Anda dan Sahabat Menyukai Pria Yang Sama

Lakukan 5 Cara Ini Saat Anda dan Sahabat Menyukai Pria Yang Sama

Perhatikan beberapa hal berikut ini, saat Anda harus ‘bersaing’ dengan sahabat merebutkan seorang pria.

Cinta segitiga yang kerap kali kita saksikan pada layar kaca ternyata bisa terjadi dalam kehidupan nyata. Jika ini terjadi di kehidupan Anda, dan pesaing adalah sahabat terdekat, apakah yang akan Anda lakukan? Tentu bukan pilihan yang mudah untuk lanjut atau tidak, ketika Anda dan sahabat terdekat menyukai satu pria yang sama, bukan?

Ada beberapa cara yang sebenarnya dapat Anda lakukan sebelum mengambil keputusan sulit tersebut. Satu sisi kita akan merasa tak enak dengan sahabat, karena takut terjadi permusuhan dengannya. Namun di sisi lain, kita sudah terlalu dimabuk cinta oleh pesona pria tersebut. But please, wake up! 

Ini saatnya Anda menyeimbangkan hati dan logika agar tak salah memilih langkah dalam menghadapi persoaalan ini. Lakukan beberapa trik berikut ini, saat dihadapkan antara teman dan pria idaman.


Pantaskah Pria Tersebut Direbutkan?

Saat mengetahui sang sahabat menyukai pria yang sama, jangan terburu-buru bertindak. Sebaiknya cari tahu lebih dalam mengenai latar belakang dari pria tersebut. Kemudian, tanyakan pada diri sendiri, apakah pria itu layak untuk diperebutkan dan dipertahankan? Jika tidak, untuk apa Anda bersaing dengan sahabat? Lebih baik cari pria lain yang jauh lebih baik dari orang tersebut. 


Mengenal Gerak-gerik dari Pria Incaran

Jika Anda sudah mengetahui sang sahabat menyukai pria yang sama, sebaiknya mulailah melakukan pengamatan kecil. Cari tahu bagaimana cara bersikap pria tersebut terhadap Anda, teman, atau bahkan wanita lain di sekitarnya. Ada tiga kemungkinan yang akan terjadi. Pertama, ia akan bersikap baik pada Anda karena ia juga memiliki perasaan yang sama, jika seperti ini pertahankanlah. 

Kedua, respon positif hanya didapatkan saat ia bersama sahabat, lebih baik Anda mundur dari pada harus sakit hati. Namun, jika reaksi positif justru ia tunjukkan ke semua wanita, berarti pria tersebut belum tentu memiliki perasaan pada Anda atau sahabat Anda. Atau bahkan jangan-jangan, ia terlalu tebar pesona pada semua wanita. Just move on then.




Mengetahui Motif dari Sahabat

Kali ini, saatnya bicara dari sudut pandang sang sahabat. Cobalah cari tahu apakah ia benar-benar akan serius dan mencintai pria tersebut? Ataukah hanya sebatas suka dan iseng semata? Jika ia benar-benar mencintai pria itu, sebaiknya mulailah bersaing secara sehat. Namun, jika ia hanya ingin main-main, sebaiknya berkatalah jujur dengan sahabat Anda. Seorang sahabat yang baik pasti akan membantu dan mendorong temannya untuk bersanding dengan pria yang dicintai. 


Bersikap Jujur

Cinta datang kapan saja, di mana saja, dan dengan siapa saja. Mungkin rekan Anda jauh lebih dulu menyukai pria idaman tersebut, namun perasaan Anda justru baru timbul di pertengahan. Sebaiknya, cobalah terbuka dan jujur dengan apa yang dirasakan dengan sang sahabat. Jangan sampai mereka berpikir negatif dan menganggap Anda menusuknya dari belakang, karena dampaknya akan jauh lebih buruk lagi nantinya.


Bersaing Sehat

Setelah melewati semua tahap dan ternyata pria tersebut memang layak dipertahakan, inilah saatnya persaingan dimulai. Buatlah satu komitmen serta perjanjian dengan rekan Anda, untuk bersaing secara sehat dan sportif. Jangan sampai memojokkan ataupun menjatuhkan satu pihak di hadapan pria tersebut. Biarlah si dia yang nantinya memutuskan siapa yang layak jadi pendampingnya. Bersikaplah tegar dan tetap mendukung apapun keputusan dari pria tersebut nantinya.

(Elizabeth Puspa, Image: Berbagai Sumber)

You Might Also LIke