Stay in The know

Sex & Love

Inilah Posisi Bercinta yang Aman Dilakukan Perempuan Hamil

Inilah Posisi Bercinta yang Aman Dilakukan Perempuan Hamil

Nikmati bercinta saat hamil dengan 5 posisi berikut ini.

Durasi baca: 1 menit 10 detik


Bagi pasangan suami istri yang sedang menunggu kelahiran jabang bayi, cenderung mengalami kekhawatiran untuk melakukan hubungan intim (bercinta) ketika perempuan dalam masa kehamilan. Padahal, bercinta saat hamil sangat dianjurkan untuk mempermudah proses persalinan. 

“Engaging in loving, sexual activity has been shown to have positive benefits for both expecting mother and unborn child,” ungkap Dr. Kecia Gaither, M.D, selaku Physician in Obstetrics-Gynecology and Maternal Fetal Medicine dari New York, USA. 


Dr Gaither menjelaskan bahwa melakukan hubungan intim pada usia kehamilan 29-36 minggu (trimester ketiga) dapat mengurangi rasa sakit calon ibu dan membantunya mempercepat proses melahirkan. Meskipun begitu, Anda harus tetap berhati-hati. Tidak semua posisi bercinta aman dilakukan oleh Anda yang sedang hamil. Posisi bercinta menentukan kenyamanan dan keamanan Anda dan janin dalam kandungan. 

(BACA JUGA: Ketahui Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Sesuai Trimester)



Spooning

Sebenarnya posisi spooning dapat Anda lakukan di semua masa kehamilan (trimester), namun agar bebas rasa khawatir, Anda dapat melakukannya setelah usia kandungan menginjak 4 bulan. 

Posisi membelakangi pasangan dalam kondisi tidur menyamping akan memudahkan pasangan menyentuh seluruh area tubuh Anda saat bercinta.


Modified Missionary 

Cobalah untuk berbaring setengah badan pada ujung tempat tidur Anda, kemudian biarkan pasangan dalam posisi berlutut layaknya melakukan posisi missionary. Eratkan kedua kaki Anda pada pinggangnya untuk memudahkan pasangan mendorong Mr. P nya. Anda dapat meletakkan bantal di bawah pinggang-bokong agar posisi tubuh lebih naik sehingga hal ini memudahkan pasangan melakukan penetrasi dan mendapatkan orgasme ketika bercinta. 

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke