Stay in The know

Sex & Love

Inilah Cara Menyampaikan Edukasi Seks Pada Anak

Inilah Cara Menyampaikan Edukasi Seks Pada Anak

Ikuti tip dari Psikolog berikut ini dalam 1 menit


Kata “seks” bisa menjadi kata yang sangat sensitif—bahkan tabu—jika menyampaikannya kepada anak. Padahal, kata tersebut seharusnya bukan sesuatu yang perlu dihindari. Salah satu penyebabnya tentu saja kurangnya edukasi seks di masyarakat sejak masih anak-anak.

(BACA JUGA: Inilah Penyebab Utama dari Masalah Psikologis pada Anak)


“Kurangnya pendidikan seks di masyarakat kita (Indonesia) membuat masyarakat cenderung mencari tahu informasi seks dari sumber yang tak jelas sehingga pemahamannya pun salah,” kata Dr. (Cand). Baby Jim Aditya, M.Psi., Psikolog, C.I., C.Ht., selaku psikolog seks. “Karena itu, pendidikan seks seharusnya dikenalkan sedini mungkin,” lanjutnya.


Menurut perempuan yang juga berprofesi sebagai hipnoterapis ini, pendidikan seks sudah perlu dilakukan bahkan sebelum anak bisa berbicara. “Mendidik anak soal seks seharusnya dilakukan seperti ketika mendidik cara berjalan dan berbicara—sesering itu,” kata perempuan yang pernah dinobatkan sebagai salah satu dari 99 wanita paling berpengaruh di Indonesia ini. Lalu, bagaimanakah cara mengedukasi perihal seks ke anak? Berikut penjelasannya:


Langkah Satu: Pengenalan bagian tubuh

Pada langkah awal, kenalkan bagian tubuh  pada anak sejak anak belum dapat berbicara. Usai memandikan si kecil, mulailah dengan terus menyebutkan nama dari masing-masing anggota tubuh dengan nama yang sebenarnya—termasuk penyebutan nama alat kelamin (misalnya vagina pada perempuan dan penis pada laki-laki). “Ini membuat anak familiar dan kenal dengan anggota tubuhnya sendiri,” jelas Baby Jim.

You Might Also LIke