ads



Stay in The know

Sex & Love

Alasan Seks Saat Menstruasi Tidak Aman

Alasan Seks Saat Menstruasi Tidak Aman


Mungkin Glitzy sudah sering mendengar kalau melakukan hubungan intim saat menstruasi itu tidak aman. Sayangnya alasan yang membuat berhubungan intim saat menstruasi itu tidak aman, tidak Anda ketahui dengan pasti. Saatnya Glitzy mencari fakta dan alasannya berikut ini.


Menimbulkan Penyakit Menular Seksual

Saat menstruasi dinding leher rahim akan terbuka untuk mengeluarkan darah. Pada posisi seperti ini sangat memungkinkan masuknya kuman yang bisa bersarang pada leher rahim Anda. Lebih –lebih jika sperma yang masuk adalah sperma yang kotor yang memungkinkan bagi Glitzy tertular penyakit kelamin dan seksual seperti HIV/AIDS dan hepatitis. 

Menyebabkan Emboli

Emboli merupakan gelembung udara yang masuk terbawa oleh aliran darah. Jika hal ini terjadi dapat menyebabkan penyumbatan darah yang berakibat menimbulkan penyakit seperti jantung, paru-paru, bahkan kematian mendadak. Emboli sangat mungkin terjadi ketika Glitzy sedang mengalami penetrasi rongga vagina dalam keadaan terbuka, lalu memicu gelombang udara masuk dan bercampur dengan darah menstruasi.

Memungkinkan Terjadi Peradangan

Saat mengalami orgasme ketika melakukan hubungan intim, rahim Anda  akan terbuka. Pada posisi ini darah kotor menstruasi yang keluar berpotensi besar akan ikut masuk ke dalam perut, melalui saluran telur. Hal inilah yang menyebabkan peradangan yang disebut edometriosis. Tentu saja ini berbahaya, karena seharusnya darah kotor keluar dari tuhuh, bukan masuk ke dalam tubuh yang nantinya akan menimbulkan penyakit untuk Anda. 

Mengakibatkan Trauma Mulut Rahim

Saat menstruasi produksi cairan lubrikasi akan berkurang, padahal Anda membutuhkan pelumas yang cukup agar aktivitas bercinta tidak menimbulkan rasa sakit. Melalukan hubungan intim saat menstruasi akan rentan mengalami luka dan trauma pada mulut rahim, karena mulut rahim terasa kering dan sakit ketika terjadi gesekan. Jika dipaksakan ini akan menyebabkan trauma, luka, dan infeksi pada mulut rahim. 

(Elizabeth Puspa, Image: Corbis) 

You Might Also LIke