Stay in The know

ads

Sex & Love

5 Alasan Yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Menjalin Hubungan Dengan Pria Lebih Muda

5 Alasan Yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Menjalin Hubungan Dengan Pria Lebih Muda

Pertimbangkan 5 hal ini sebelum menjalin cinta dengan si ‘daun muda’.

Setiap orang tentu memiliki perbedaan selera dalam memilih pasangan, mulai dari fisik, personaliti, hingga usia. Berbicara soal usia, tak sedikit loh, wanita yang senang menjadi ‘cougar’, yaitu menyukai pria yang lebih muda. Memiliki pasangan yang usianya terpaut lebih muda (hingga beda 3-10 tahun) sebenarnya sah-sah saja, namun sayangnya stigma miring di kalangan masyarakat kerap kali mengganggu telinga. 

Saat Glitzy memutuskan untuk menjalin hubungan dengan pria yang lebih muda seharusnya permasalahan di atas sudah dapat diterima dan diprediksi sejak awal—alias siap mental dulu menghadapi omongan orang. Tak berhenti sampai di situ, karena nyatanya masih ada beberapa hal yang jauh lebih penting dan wajb Anda pikirkan sebelum memutuskan untuk menerima cinta dari si ‘brondong’.


Belum Siap Berkomitmen

Jika Anda berharap ingin segera menikah, sebaiknya cobalah pikirkan dua kali saat menjalin hubungan dengan pria yang lebih muda. Menurut psikoterapi, Robi Ludwig, tingkat emosional dan psikologis pada pria cenderung lambat dibandingkan wanita. Tak heran jika hal ini membuat mereka belum siap untuk berkomitmen ataupun melanjutkan hubungan kejenjang pernikahan. 

“In some cases, a younger guy is developmentally in a different place. He’s not ready for all of the pressures and responsibilities that go along with a committed relationship because his emotional maturity is not fully developed yet,” jelasnya.




‘Cek-cok’ Pendapat

Akan ada banyak hal yang diperbincangkan antar Anda dan pasangan. Setiap ada masalah, biasanya perbedaan pendapat selalu muncul. Ia pun cenderung tak mau kalah dan sulit diajak berkomunikasi, karena cara pandang yang cukup berbeda jauh. 

“Less baggage can also mean a lack of relationship skills, such as communicating and resolving problems and conflicts,” ungkap Melanie Matcek, matchmaker dan relationship coach asal San Antonio.


Perbedaan Gaya Hidup

Pria yang lebih muda cenderung masih sibuk dan fokus pada teman-temannya, sehingga hal ini dapat memicu kecemburuan Anda. Berbeda dengan mereka, wanita justru cenderung fokus pada karier dan masa depan bersama pasangan. Perbedaan ini dapat memicu perdebatan, Glitzy. 

“Many younger men are more connected with their peers than they are with the idea of being a couple. They don’t want to miss out on being part of their group, with whom they glean their identity,” ujar Naples, selaku penulis dan relationship columnist April Masini.


Masalah Kematangan Finansial

Usia memang tidak menentukan segalanya, begitu pun dalam hal berkarier dan finansial. Sayangnya, sebagian besar pria yang masih muda lebih peduli mengurus kehidupannya sendiri daripada pasangannya. Selain itu, jenjang karier mereka biasanya berada di bawah Anda, atau belum terlalu mapan. 

Menurut survey yang dilakukan oleh Amber Soletti, dalam situs online miliknya, OnSpeedDating.com menegaskan, “Being older, you’re more successful and established, while he’s still climbing the corporate ladder or even getting a career going. This can de-masculinize a man and make him feel like he’s unable to provide for and protect you”.




Menjadi ‘Ibu’ Keduanya

Tak dapat dipungkiri, usia dan tingkat emosinya yang masih muda akan membuat Anda menjadi lebih dominan saat menjalin hubungan percintaan. Mereka biasanya lebih manja dan selalu ingin diperhatikan melebihi sifat wanita. Tak hanya itu, si dia pun cederung cuek, tidak peka, atau bahkan terlalu posesif, karena emosi serta kondisi psikologisnya belum stabil.


Dominan Dalam Urusan Bercinta

Jika Anda memang berniat untuk berumah tangga dengannya, sepertinya poin ini cukup menenangkan hati. Mereka cendrung memiliki hasrat serta fantasi seks yang masih tinggi. Sebagai pasangan, Glitzy harus mampu mengikuti ritme permainannya. 

“Men reach their sexual prime in their twenties due to a spike in testosterone, while women typically reach theirs in their 30s and 40s. Add the fact that younger guys have more stamina, and you just may have a match made in orgasm heaven. A younger man has more energy and is more willing to try things,” ujar Lindsay Slosberg, selaku dating expert. 

Jadi, siapkah Anda menjadi ‘cougar’?

(Elizabeth Puspa, Image: Berbagai sumber)

You Might Also LIke