×

Stay in The know

Sex & Love

4 Kontrasepsi yang Aman untuk Ibu Menyusui

4 Kontrasepsi yang Aman untuk Ibu Menyusui
Anggia Hapsari

Thu, 16 January 2020 at 19.27

Ibu menyusui masih boleh menggunakan alat kontrasepsi dengan beberapa pilihan yang tepat berikut ini.

Durasi baca: 1 menit 10 detik



Penggunaan alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan bisa Anda gunakan pasca melahikan. Namun, tidak semua jenis alat kontrasepsi aman untuk ibu menyusui. 


Penggunaan pil KB yang mengandung estrogen sering dikaitkan dengan penurunan jumlah produksi ASI, sehingga ada baiknya Anda memerhatikan beberapa rekomendasi alat kontrasepsi yang aman untuk ibu menyusui seperti berikut. 

(BACA JUGA: Jangan Dilakukan! Ada 5 Hal yang Bisa Membuat Sesi Bercinta Membosankan dan Berakhir Cepat)



IUD 

IUD (Intrauterine Device) atau yang terkenal dengan spiral sangat aman Anda gunakan selama masa menyusui. Alat kontrasepsi jenis ini memiliki ketahanan yang cukup lama tergantung tingkat ketahanannya. Ada IUD yang bertahan hingga 5 tahun, 8 tahun, bahkan 10 tahun.


Namun, Anda tetap harus memeriksakannya setiap tiga bulan sekali secara berkala. Bahkan alat ini bisa Anda pasang pasca melahirkan. Penggunaan IUD juga tergolong nyaman sehingga disinyalir tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk produksi ASI.


KONTRASEPSI IMPLAN

Kontrasepsi jenis implan sering disebut juga dengan susuk. Alat ini dipasangkan di bawah kulit pada bagian lengan atas. Bentuknya kecil dan tipis, sehingga tidak akan tampak pada permukaan. 


Implan terbukti efektif menunda kehamilan hingga jangka waktu tiga tahun dan mengandung hormon progestin yang tidak akan memengaruhi kondisi asupan ASI.

(BACA JUGA: 3 Cara Menghadapi Ukuran Penis Pasangan Agar Nyaman Mencapai Klimaks)

CINCIN VAGINA 

Anda dapat meletakan alat ini di dalam vagina dan harus menggantinya setiap tiga minggu sekali. Alat ini mengandung hormon estrogen dan progestin. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena cincin vagina tidak memberikan dampak besar pada kesuburan atau produksi ASI ibu. 


Yang perlu diingat, Anda baru bisa menggunakannya enam minggu pasca melahirkan. 


KONDOM 


Jika Anda enggan menggunakan alat kontrasepsi, mintalah pasangan Anda untuk menggunakan kondom saat bercinta. Di pasaran kini tersedia berbagai pilihan kondom dengan berbagai tingkat ketebalan, aroma, hingga tekstur yang membantu meningkatkan sensasi bercinta makin panas. 


Meski demikian, Anda perlu mencoba beberapa brand kondom untuk menentukan produk mana yang sesuai untuk Anda. Beberapa produk kondom dapat menimbulkan rasa gatal karena kulit area vagina yang tidak cocok akibat cairan khusus kondom. 


Tak hanya itu saja, kondom pun bisa berisiko bocor sehingga penggunaanya tidak 100% aman.  

(Agnes Priscilla, foto: unsplash.com/Nick van den Berg)


You Might Also LIke

21+

Peringatan!

Konten khusus dewasa
Usia di bawah 21 tahun
DILARANG
membuka halaman ini
Back to Home