Stay in The know

Sex & Love

4 Bentuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang Wajib Anda Tahu

4 Bentuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang Wajib Anda Tahu

Kenali bentuk dan perbedaannya.

Durasi baca: 1 menit 10 detik.


Sikapnya yang kasar, sering berkata seenaknya dan mengabaikan pasangan mungkin sudah Anda rasakan sejak berpacaran. Namun, kebiasaan tersebut Anda anggap wajar karena mengalahkan rasa cinta dan keinginan untuk segera menikah. Bahayanya, ketika Anda sudah membina rumah tangga dengannya sikap agresifnya semakin kental terasa hingga bisa membuat trauma setiap kali Anda berbuat salah. Menurut UU No. 23 tahun 2004 Bab III tentang larangan kekerasan dalam rumah tangga dalam pasal 5, ada 4 bentuk kekerasan yang sering dilakukan pasangan dan tidak bisa didiamkan secara terus menerus. Penting bagi Anda mengenal beberapa bentuknya supaya suami tidak bertindak kasar.


KEKERASAN FISIK

Menurut data dari Komnas Perempuan Indonesia pada tahun 2017 terdapat 259 ribu kasus kekerasan terhadap perempuan, 5.700 diantaranya adalah kekerasan fisik terhadap istri. Perbuatan ini bisa mengakibatkan seseorang mengalami rasa sakit, jatuh dan luka berat. Beberapa kasus yang sering terjadi adalah suami menampar, mendorong, menonjok, melukai, menendang, mencekik, hingga menggunakan benda tajam untuk menyakiti istri.


KEKERASAN SEKSUAL

Setelah kekerasan fisik, posisi kedua yang tertinggi menurut data dari Komnas Perempuan Indonesia pada tahun 2017 adalah kekerasan seksual pada istri yang menduduki angka 1.300 kasus. Biasanya suami akan memaksa Anda untuk terus memiliki anak hingga keinginannya tercapai—misal sampai mendapatkan anak perempuan atau laki-laki. Selain itu, kekerasan seksual juga meliputi hubungan intim yang dipaksakan, seperti suami menjual pasangannya demi meraih keuntungan.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke