ads



Stay in The know

Pregnancy

Fakta Wanita Usia Subur Menurut Departemen Kesehatan

Fakta Wanita Usia Subur Menurut Departemen Kesehatan

Wanita usia subur ada di rentang usia 15 sampai 49 tahun, temukan alasannya di sini

Durasi baca: 1 menit.


“Cepat menikah, mumpung masih di usia subur jadi gampang kalau mau punya anak,” kalimat ini pasti sering sekali didengar oleh banyak perempuan di Indonesia. Wanita usia subur menjadi alasan banyak perempuan seakan dipaksa untuk menikah cepat agar masih punya waktu untuk memiliki momongan. Namun sebetulnya apa yang dimaksud dengan masa subur?


Menurut data dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia, wanita usia subur adalah perempuan yang ada di rentang usia 15 sampai 49 tahun. Perempuan yang ada di rentang usia ini masuk ke dalam kategori usia reproduktif. Statusnya juga beragam, ada yang belum menikah, menikah, atau janda.


Wanita usia subur memiliki organ reproduksi yang masih berfungsi dengan baik. Itulah mengapa, banyak perempuan disarankan untuk menikah di rentang usia ini karena dinilai bisa lebih mudah untuk mengalami kehamilan. Meskipun rentang wanita usia subur adalah 15 sampai 49 tahun, namun puncaknya kesuburan ada di usia 20 sampai 29 tahun.

(BACA JUGA: Pahami Cara Menghitung Masa Subur Setelah Haid)




Di puncak usia kesuburan ini, skala terjadinya kehamilan terbilang sangat tinggi yakni hingga 95 persen. Ketika seorang perempuan memasuki usia 30 tahun, maka kemungkinan munculnya kehamilan juga akan menurun. Melansir dari jurnal yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan, angkanya turun sekitar 5 persen yakni ke angka 90 persen.


Ketika memasuki usia 40 tahun, kemungkinan hamil akan turun 40 persen. Ketika memasuki usia 50 tahun, kemungkinannya juga akan semakin rendah yakni di angka 10 persen. Maka dari itu, jika Anda sekarang ada di usia reproduktif dan seperti dipaksa menikah, jangan langsung tersinggung.


Karena sebetulnya ada alasan yang baik dibalik kalimat, “Ayo cepat menikah”. Yakni mempermudah Anda untuk memiliki keturunan. Jadi bagi Anda yang masih lajang terus semangat dan jangan pantang menyerah untuk menemukan pasangan yang sejati.


(Andiasti Ajani, foto: sarahxsharp, aliciapetresc/unsplash.com)

You Might Also LIke