Stay in The know

ads

Pregnancy

Risiko Ibu Hamil Saat Berlibur Menggunakan Pesawat

Risiko Ibu Hamil Saat Berlibur Menggunakan Pesawat

Sebelum pergi bepergian, perhatikan beberapa hal ini, Bu!

Durasi baca: 45 detik.


Sebelum bepergian ada baiknya ibu hamil memeriksakan kondisi kesehatan, terlebih Anda ingin melakukan perjalanan jauh dan menggunakan pesawat. Transportasi ini memang terbilang paling nyaman, namun ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan, mulai dari posisi duduk hingga hal asupan makanan serta mineral untuk menjaga stabilitas tubuh dan kesehatan janin.

(BACA JUGA: Aman Berpuasa Saat Kehamilan di Semester Pertama)


Selama berada di dalam pesawat—terutama perjalanan yang memakan waktu lama, Anda akan menghabiskan waktu duduk dan menekuk lutut sangat lama. Hal ini memicu terjadinya pembengkakan darah yang menyebabkan varises.


Anda dapat menyiasatinya dengan menggunakan stocking atau kaus kaki serta membawa kompresan hangat untuk merelaksasi otot yang tegang. Saat berada di udara, sempatkan waktu berjalan-jalan di sekitar kabin supaya memberikan peregangan otot serta memperlancar aliran darah.


Selain itu, gaya gravitasi dan tekanan udara di pesawat membuat kadar oksigen di dalam darah ikut turun. Kondisi ini dapat membahayakan janin, karena kurangnya udara yang mengalir ke paru-paru ibu dan bayi, sehingga dapat menyebabkan kecacatan hingga keguguran. Akan tetapi, jika ibu hamil dalam keadaan sehat dan sudah mendapatkan rujukan dari dokter, artinya hal ini tidak akan menghambat perjalanan Anda.


Anda sebaiknya tidak terlalu gegabah saat ingin berlibur. Rencanakan dengan matang. Pilihlah lokasi atau negara yang miliki suhu tidak terlalu ekstrim, supaya kondisi kesehatan ibu tetap stabil dan menikmati perjalanan dengan momen yang berkesan.


(Elizabeth Puspa, foto: pexels.com)


You Might Also LIke