×

Stay in The know

Pregnancy

Hati-hati, Inilah Dampak Berdiri Terlalu Lama untuk Ibu Hamil

Hati-hati, Inilah Dampak Berdiri Terlalu Lama untuk Ibu Hamil
Mondials Anindhita

Sat, 7 December 2019 at 14.34

Perlu diketahui, ada beberapa risiko yang akan terjadi apabila ibu hamil terlalu lama berdiri.

Durasi baca: 50 detik.


Memperhatikan kesehatan tubuh merupakan tugas utama seorang ibu hamil. Pasalnya, saat ini Anda sedang mengandung buah hati dan perkembangan serta kesehatannya berada di tangan Anda. Mulai dari makanan, minuman, kegiatan, dan sebagainya.

(BACA JUGA: Bumil Harus Tahu, Inilah Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil)


Sudah menjadi rahasia umum ketika hamil ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan ibu hamil. Salah satunya adalah berdiri terlalu lama. Kenapa? Dilansir dari livescience.com, bekerja dan berdiri terlalu lama selama hamil bisa menghambat pertumbuhan janin di dalam kandungan.


Oleh karena itu, pastikan Anda tidak berdiri terlalu lama ya, Bu. Usahakan untuk mengistirahatkan kaki Anda. Berikut beberapa dampak berdiri terlalu lama untuk ibu hamil.


NYERI PUNGGUNG

Dilansir dari parenting.firstcry.com, dampak berdiri terlalu lama untuk ibu hamil adalah menyebabkan nyeri punggung. Ketika Anda berdiri terlalu lama, tubuh akan merasa tidak nyaman, termasuk punggung bagian bawah. Tidak hanya itu, hal ini juga bisa menyebabkan kaki terasa sakit hingga bengkak.



(Foto: Freepik.com/och.vector)


KELELAHAN

Dampak berdiri terlalu lama untuk ibu hamil yang kedua adalah kelelahan. Tidak hanya terjadi pada ibu hamil saja, tetapi hamper semua orang yang berdiri terlalu lama pasti akan merasa lelah. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk selalu duduk ketika berada di transportasi umum. 


MEMENGARUHI PERTUMBUHAN JANIN

Selain nyeri punggung dan kelelahan, dampak berdiri terlalu lama untuk ibu hamil yang ketiga adalah bisa memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin. Dikutip dari parenting.firstcry.com ada penelitian yang dilakukan, ketika seorang perempuan berdiri 25 jam atau lebih dalam satu minggu, memiliki bayi dengan kepala lebih kecil dan berat lahir lebih rendah dibandingkan dengan perempuan yang tidak melakukannya. 


(Mondials Anindhita, foto: Freepik.com/senivpetro)

You Might Also LIke