Stay in The know

ads

Pregnancy

Cara Mengatasi Jerawat Pada Masa Kehamilan

Cara Mengatasi Jerawat Pada Masa Kehamilan


Rasanya sebal (dan pasrah tentunya) saat jerawat muncul di kulit wajah, leher, bahkan tubuh lainnya pada masa kehamilan, tapi tak perlu menjadi cemas Glitzy. Masalah jerawat pada masa kehamilan bisa diatasi, kok. Sebagai permulaan, Glitzy bisa mencari tahu dulu penyebab munculnya jerawat, klik Penyebab Jerawat Pada Masa Kehamilan

Selanjutnya, lakukan beberapa trik di bawah ini untuk mengurangi timbulnya jerawat atau mengobati jerawat yang sudah terlanjur muncul. Penting tahu bahwa cara mengatasi jerawat saat kehamilan berbeda dari cara mengatasi jerawat umumnya, karena itu lakukan cara-cara di bawah ini dengan bantuan pengawasan dari dokter kandungan Anda.


  1. Bersihkan wajah menggunakan pembersih wajah (soap free dan oil free) dua kali sehari. Di pagi hari dan malam hari sebelum tidur. 
  2. Gunakan obat atau krim untuk jerawat yang aman dan direkomendasi dokter spesialis. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memastikan obat atau krim apa yang baik untuk Anda. Walaupun tak selalu, tapi biasanya dokter akan merekomendasikan krim antibiotik yang mengandung eritromisin atau klindamisin.
  3. Hindari menggunakan obat yang mengandung accutane (isotretinoin) yang dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi. Hindari pula obat yang mengandung tetrasiklin, doksisiklin, dan minocycline—yang terkadang diresepkan untuk kandungan obat jerawat—yang dapat menyebabkan kelainan gigi dan tulang pada janin. 
  4. Hindari menggosok, memencet, atau menyentuh jerawat dengan tangan. Saat hamil, kulit Glitzy menjadi lebih sensitif daripada biasanya. Bisa-bisa Glitzy akan meninggalkan noda hitam, iritasi pada kulit bahkan kerusakkan pada kulit.
  5. Vitamin sangat dibutuhkan untuk mencegah dan mengobati jerawat, tapi Glitzy tak perlu terburu-buru mengonsumsi tablet vitamin. Lebih baik Anda mengonsumsi langsung makanan sehat yang mengandung vitamin karena selalin efeknya lebih cepat bekerja, lebih aman juga untuk kandungan Anda. 
  6. Vitamin B6 (Piridoxine) penting untuk menjaga sistem imune tubuh dan sebagai antibodi tubuh. Vitamin ini juga baik menjaga metabolisme gula, asam lemak, dan protein pada tubuh di masa kehamilan. Proses penyembuhan jerawat pun jadi lebih cepat. Perhatikan dosis waktu mengonsumsi vitamin B6 yang bisa Glitzy temui dari makanan seperti ikan, daging ayam, kuning telur, gandum, kacang, beras, susu, dan pisang, agar tidak berlebihan. 
  7. Selain vitamin B6, vitamin A juga sangat baik untuk mengatasi jerawat pada masa kehamilan. Lagi-lagi, pastikan Glitzy memerhatikan dosisnya agar tak berlebihan, dan mendapatkannya dari menu makanan sehat sehari-hari.
  8. Minumlah air putih minimal 8 gelas sehari. Klise, tapi sangat penting dilakukan. Asupan air putih akan membantu proses pembersihan kulit dan mencegah kulit kering—dan yang paling penting menghindari dehidrasi.
  9. Tak bosan-bosan Glitz Media ingatkan, untuk hasil terbaik, aman, dan maksimal, Glitzy wajib melakukan pemeriksaan untuk mengatasi masalah jerawat pada masa kehamilan dengan dokter spesialis kandungan Anda dan juga dokter spesialis kulit. 

(Saskia Damanik, Image: Corbis)

You Might Also LIke