Stay in The know

Pregnancy

Apakah Diare pada Ibu Hamil Bisa Membahayakan Janin? Ini Jawabannya

Apakah Diare pada Ibu Hamil Bisa Membahayakan Janin? Ini Jawabannya

Benarkah diare pada ibu hamil bisa berbahaya untuk perkembangan janin? Simak penjelasannya berikut.

Durasi baca: 50 detik.


Tidak hanya terjadi pada anak-anak dan orang dewasa, diare juga bisa menyerang perempuan yang sedang hamil. Diare merupakan gangguan pencernaan yang menyebabkan Anda sering bolak balik ke toilet untuk buang air besar (BAB). 

(BACA JUGA: Atasi Diare Saat Hamil dengan 5 Cara Alami Berikut Ini)


Pada umumnya, diare akan sembuh atau hilang alam beberapa hari, namun untuk ibu hamil tentu saja akan membuat keadaan tidak nyaman. Banyak ibu hamil yang bertanya, apakah diare ini bisa membahayakan janin? Tentu saja jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat bisa menjadi masalah serius.


Simak penjelasannya berikut ini.


HILANGNYA CAIRAN

Biasanya diare diiringi dengan gejala mencret secara terus menerus. Hal ini membuat cairan di dalam tubuh Anda akan berkurang, termasuk volume air ketuban. Jika diare tidak kunjung sembuh, tentu bisa mengakibatkan perkembangan janin menjadi terganggu, bahkan risiko keguguran pun meningkat.




PERBANYAK MINUM

Jika Anda mengalami diare, sebaiknya segera perbanyak minum. Anda bisa minum air putih, jus buah, dan sebagainya. Namun, yang lebih tepat adalah perbanyak minum  air putih, karena bisa mengembalikan dan mengisi cairan Anda yang hilang. 


SEGERA KE DOKTER

Apabila diare tidak kunjung reda dan sudah berlangsung berhari-hari, sebaiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter. Hal ini bertujuan agar Anda segera diberikan tindakan medis dan diare cepat hilang, sehingga tidak membahayakan janin.

Perlu diingat, karena Anda sedang hamil, pastikan tidak mengonsumsi obat antidiare secara sembarangan. 


(Mondials Anindhita, foto: Pexels.com/Ilzy Sousa/Daniel Reche)

Author:

You Might Also LIke