Pijat saat hamil boleh saja, asalkan.

Durasi baca: 1 menit.


Selama kehamilan, badan akan terasa sangat lelah dan terjadi banyak perubahan pada tubuh yang menyebabkan Anda mudah stres dan emosional. Jika sudah seperti ini, banyak perempuan yang akhirnya memilih untuk melakukan pijat sebagai langkah relaksasi dan mengusir rasa pegal di seluruh tubuh. Menurut buku ‘Nurturing Massage for Pregnancy – A Practical Guide to Bodywork for the Perinatal Cycle’, pijat saat hamil boleh saja Anda lakukan, asalkan tidak dijalankan pada trimester pertama.

(BACA JUGA: Perawatan Kulit Untuk Mencegah Stretch Mark Bagi Ibu Hamil)



(Foto: Pexels.com)


Melakukan pijat saat hamil sebaiknya tidak dilakukan di trimester awal. Hal ini disebabkan karena pijatan yang terlalu kuat dapat membahayakan plasenta, menganggu perkembangan bayi, mual hingga rentan keguguran. Pasalnya, pada waktu trimester pertama kandungan masih tergolong lemah dan fase paling penting dalam pembentukan organ tubuh bayi, mulai dari otak, jantung, paru-paru hingga tulang.

(BACA JUGA: Olahraga Aman Untuk Ibu Hamil di Trimester Pertama)