Stay in The know

Pregnancy

3 Tanda dan Gejala Janin Tidak Berkembang dalam Kandungan

3 Tanda dan Gejala Janin Tidak Berkembang dalam Kandungan

Jangan diabaikan, berikut tanda-tanda dan gejala janin tidak berkembang dalam kandungan Anda

Durasi baca: 55 detik.


Pada umumnya, Anda sudah bisa melihat perkembangan janin di dalam kandungan sejak usia satu hingga tiga bulan, melalui pemeriksaan USG (Ultrasonografi). Dari pemeriksaan medis tersebut Anda bisa mengetahui sudah sejauh mana perkembangan dan pertumbuhan janin. 

(BACA JUGA: Calon Ibu Wajib Tahu, Inilah Penyebab Utama Janin Tidak Berkembang dalam Kandungan)

Namun, untuk beberapa kasus ada kondisi di mana janin tiba-tiba berhenti berkembang. Ada beberapa hal yang menyebabkan hal ini terjadi, diantaranya plasenta tidak sempurna, gaya hidup yang buruk, dan sebagainya.

Selain melalui pemeriksaan medis USG, Anda bisa memprediksi bahwa janin tidak berkembang melalui tanda dan gejala berikut ini.


JANTUNG TIDAK BERDETAK

Salah satu tanda dan gejala yang bisa memprediksi bahwa janin tidak berkembang dalam kandungan adalah jantungnya tidak berdetak. Pada umumnya, detak jantung janin sudah bisa dideteksi pada usia kandungan 9 hingga 10 minggu.

Apabila detak jantung terdengar cukup lemah, Anda perlu mewaspadainya dan segera konsultasikan dengan dokter kandungan.




JANIN TIDAK BERGERAK

Memasuki usia kehamilan trimester kedua, Anda biasanya akan sudah bisa merasakan pergerakan yang dilakukan janin. Namun, jika ternyata janin tidak berhenti bergerak padahal sebelumnya ia rutin melakukan pergerakan, maka ada kemungkinan ia tidak berkembang dengan baik. Segera cari tahu ya, Bu.


KADAR HCG MENURUN

Human Gonadoptropin atau HCG merupakan hormon yang diproduksi saat kehamilan. Biasanya kadar HCG akan terus meningkat, hal ini menandakan janin berkembang dengan normal. Namun, apabila sebaliknya, kadar HCG menurun, bisa jadi janin berhenti berkembang.



(Mondials Anindhita, foto: Unsplash.com/Bich Ngoc Le/Mon Petit Chou Photography)

Author:

You Might Also LIke