Stay in The know

Motherhood

Usia Berapa Anak Laki-Laki Harus Disunat? Ini Jawabannya

Usia Berapa Anak Laki-Laki Harus Disunat? Ini Jawabannya

Sebaiknya di usia berapa anak laki-laki harus disunat? Simak jawabannya berikut ini.

Durasi baca: 55 detik.


Sunat atau bisa disebut dengan khitan, merupakan tindakan memotong sebagian kulit yang terdapat pada kepala penis seorang laki-laki. Para orangtua di Indonesia umumnya, lebih memilih untuk melakukan sunat ketika anak laki-lakinya berusia remaja, yakni 7 tahun ke atas. Tetapi, di usia berapa anak laki-laki harus disunat? Menurut dr. Rui Martins, selaku dokter spesialis khitan, asal Toronto, menegaskan usia terbaik untuk melakukan sunat sebenarnya ketika anak berusia seminggu pasca melahirkan. 


(Baca juga: 5 Hal Penting ini Dibutuhkan Anak Laki-Laki Terhadap Ayahnya)


USIA BERAPA ANAK LAKI-LAKI HARUS DISUNAT?

Pendapat dr Martins di atas tentu menjawab usia berapa anak laki-laki harus disunat. Usia seminggu setelah lahir merupakan waktu yang paling tepat untuk anak laki-laki melakukan sunat. Karena, arena proses penyembuhan akan berjalan lebih cepat.


Tak hanya itu saja. Pendarahan yang terjadi saat sunat pun tidak akan berlangsung terlalu lama. Sehingga pembentukan sel darah maupun jaringan lebih mudah kembali normal dalam waktu cepat. 


Menurutnya, semakin lama menunda anak laki-laki Anda disunat, maka risiko juga semakin tinggi. Anak Anda harus memerlukan jahitan untuk menghentikan pendarahan. Ketika anak menginjak usia remaja, maka kemungkinan mereka mengalami trauma juga akan lebih besar. Berbeda saat mereka masih bayi.


“The central nervous system is so immature prior to two weeks that infants basically have no memory,” ujar dr. Martins. Beban psikologis yang mereka terima biasanya bersumber dari cerita teman sebayanya, yang sudah lebih dulu melakukan khitan, hingga membuatnya merasakan takut berkepanjangan. 

  • PAGE
  • 1
  • 2

Author: Mondials Anindhita

You Might Also LIke