Stay in The know

Motherhood

Tips Menghadapi Anak yang Sedang Puber

Tips Menghadapi Anak yang Sedang Puber

Tarik ulur menjadi metode paling pas untuk menghadapi anak yang sedang mengalami masa puber. 

Durasi baca: 55 detik


Sebelum mengalami pubertas, anak-anak sering bercerita dengan orangtua. Tapi saat mereka sudah beranjak ABG, seringkali anak-anak malah cenderung menutup diri dan sulit terbuka dengan orangtua. 

(BACA JUGA: Terapkan Cara ini untuk Bangun Rasa Percaya Diri Anak)


Bu, saat anak memasuki masa pubertas, mereka akan mengalami perubahan emosi, fisik, kognitif, dan sebagainya. Bagi beberapa orangtua, hal ini memang akan sangat membingungkan. Berikut ini beberapa hal yang bisa orangtua lakukan saat menghadapi ABG yang sedang puber. 


JANGAN BEREAKSI BERLEBIHAN

Meskipun orangtua geregetan dengan sikap anak ABG, tapi yang paling penting adalah tidak bereaksi berlebihan. Bertindak terlalu reaktif akan membuat keadaan bertambah kacau. 


Berikan kritikan atau evaluasi yang membangun pada anak. Hanya saja, banyak orangtua yang yang mengritik anak menjadi kebablasan. Alih-alih mengritik, yang terjadi malah omelan dan sindiran. 



Fokuskan pada kesalahan yang dibuat, bukan pada pribadinya. “Kamarmu berantakan sayang, bukan kamu yang pemalas,” atau “Sebelum main, ayo belajar dulu. Bukan karena kamu malas, tapi karena kamu main terus,” bisa menjadi salah satu contoh kalimat teguran. 


Berikan rewards jika anak berhasil mencapai sesuatu hal yang telah Anda sepakati bersama. 


BUKA PEMBICARAAN TERLEBIH DAHULU

Jangan ragu untuk mengajak anak berbicara santai namun tetap terbuka pada diskusi mendalam. Saat anak sudah mulai memasuki usia remaja, sudah saatnya Anda membicarakan tentang seks dan narkoba. 


Tanyakan pendapatnya tentang kedua hal tersebut lalu ungkapkan opini Anda dengan kalimat yang mudah dicerna anak. Diskusikan juga beberapa film, termasuk film khusus orang dewasa kepada anak. Pada saat inilah Anda dapat menyelipkan beberapa pesan untuk mereka.


Beritahu anak bahaya tentang narkoba dan seks bebas serta bagaimana caranya membentengi diri dari pengaruh di luar sana. 


ANJURKAN ANAK UNTUK BEROLAHRAGA

Pada saat memasuki usia puber, hormon pada tubuh anak akan berubah termasuk pola makannya. Jangan ragu untuk menganjurkan anak Anda untuk lebih tekun berolahraga. Tujuannya agar mereka dapat menjaga berat dan bentuk tubuh sehingga tetap bugar dan perkembangannya lebih maksimal. 



SESI KHUSUS UNTUK KELUARGA

Yang terpenting saat mengahadapi anak ABG adalah menghabiskan waktu lebih bersama anak dengan diskusi dan negosiasi. Buatlah anak tetap nyaman dan bahagia dengan memberikan beberapa pilihan serta konsekuensinya. Dengan demikian Anda pun melatih mereka tanggung jawab dan mandiri. 

(BACA JUGA: Mengajarkan Anak untuk Berbicara Sopan dan Halus)


Meskipun cukup sulit untuk menghadapi anak yang sedang pubertas. Namun, orangtua tidak boleh lengah dalam mendidik anak. Hindari juga kecenderungan untuk overprotective karena anak juga ingin mengetahui banyak hal pada masa puber, seperti yang pernah Anda rasakan saat remaja.


(Anggia Hapsari, foto: Pexels/ Rawpixel/ CoriRodrigues)

You Might Also LIke