×

Stay in The know

Motherhood

Terapi Sensori: 6 Cara Agar Batita Bisa Tidur Nyenyak

Terapi Sensori: 6 Cara Agar Batita Bisa Tidur Nyenyak
Anggia Hapsari

Sat, 7 December 2019 at 09.02

Buat si Kecil tidur lebih nyenyak dengan terapi ini. 

Durasi baca: 1 menit


Setiap orangtua pasti pernah mengalami kesulitan tidur ketika baru pertama kali memiliki anak hingga usia anak kurang lebih 3 tahun. Suara tangisannya di tengah malam siap memecahkan kesunyian dan membuat Anda terbangun, pertanda harus siap menemani si Kecil dan menjaganya hingga ia kembali terlelap. 


Hal tersebut bisa Anda atasi dengan menerapkan terapi sensori integrasi. Terapi ini merupakan jenis terapi yang mengutamakan pengorganisasian sensasi (indra). Metode ini merupakan kemampuan seseorang mengartikan ataupun merespon rangsangan yang diterima, baik dari dalam maupun luar tubuh. Anda pun bisa menerapkannya, seperti cara berikut ini.  

(BACA JUGA: 5 Manfaat Bermain di Luar Rumah Bagi Anak-Anak)


DEKAP DENGAN SELIMUTNYA


Anda dapat memberikan pelukan hangat kepada sang anak dengan cara membalutkan tubuhnya menggunakan selimut kecilnya. Gendonglah ia dalam posisi tidur yang menghadap ke arah dada. Biarkan mereka mendengarkan detak jantung Anda sembari menikmati lembut dan hangatnya pelukan sang ibu, untuk mendapatkan rasa aman. 


TIMANG-TIMANG

Menggendong anak dan mengayunkannya secara berulang dengan gerakan sama, dapat merangsang indra vestibular yang berperan mengatur keseimbangan tubuh bekerja lebih maksimal. Indra tersebut akan menstimulasi sistem saraf lainnya dan membuat sang anak merasakan tenang, nyaman, hingga akhirnya terlelap. 


BERSENANDUNG

Bersenandung merupakan salah satu cara dalam terapi sensori. Ketika sedang menimang-nimang, cobalah keluarkan suara ataupun senandung kecil untuk menenangkan anak. 

(BACA JUGA: 4 Hal yang Harus Dilakukan Saat Harus Menonton Televisi Bersama Anak)


Cara ini mampu merangsang indra pendengarannya dan membuatnya lebih tenang. Hal ini karena merasa ada seseorang yang berada di sampingnya untuk menemaninya hingga terlelap. Selain itu pastikan kondisi kamar nyaman, bersih, dan matikan lampu ketika ia tidur. 

 

STIMULASI VISUAL


Anda dapat merangsang anak tidur dengan stimulasi visual. Cobalah desain kamar tidur anak secara detail. Pemandangan alam pada dinding kamarnya mampu membawanya masuk ke dalam gambar tersebut. 


Pemandangan yang dilihat anak secara berulang seperti pegunungan, birunya air laut hingga indahnya awan mampu membantu memberikan ketenangan bagi anak untuk menghantarnya ke alam mimpi. 


TEPUK LEMBUT

Banyak tipe anak yang memiliki cara unik saat ingin tidur. Anda dapat mencoba berbaring tidur di sampingnya, kemudian tepuk atau usap perlahan bagian punggung atau bokongnya. Gerakan ini mampu membantu membuatnya nyaman dan merasakan cinta kasih dari orangtuanya. 


Anda juga boleh memberikan sedikit pijatan ringan pada bagian tangan dan kakinya.  


AROMATHERAPY 

Terapi aroma pun terbukti membuat siapapun nyaman dengan menenangkan pikiran sehingga seseorang bisa mudah tertidur. Anda pun dapat menggunakan aromatherapy khusus untuk kamar dengan aroma alami seperti lavender hingga peppermint. 


Meski demikian, Anda pun perlu memerhatikan apakah si Kecil alergi atau tidak dengan aroma-aroma tertentu. 

(Agnes Priscilla, foto: unsplash.com/ Annie Spratt/ Aditya Romansa/ Tara Raye)



You Might Also LIke