×

Stay in The know

Motherhood

Puting Lecet Saat Menyusui Ternyata Ini 5 Penyebabnya

Puting Lecet Saat Menyusui Ternyata Ini 5 Penyebabnya
Mondials Anindhita

Sun, 3 February 2019 at 18.06

Mengalami keluhan puting lecet saat menyusui? Yuk, kenali penyebabnya.

Durasi baca: 1 menit.


Hampir semua ibu merasa dirinya sempurna ketika mereka mampu melahirkan dan menyusui buah hatinya secara eksklusif. Kebahagiaan tersebut sayangnya tidak dapat dirasakan oleh semua wanita, karena terkadang ASI yang tidak lancar membuat para ibu merasa putus asa. Masalah yang dihadapi ibu pada awal menyusui memang beragam. Salah satunya adalah puting lecet saat menyusui. 

(BACA JUGA: Mastitis: Penyebab Payudara Bengkak dan Sakit Saat Menyusui)


Kondisi ini semakin parah ketika sang anak sudah berusia 4 bulan ke atas, karena pada usia tersebut mulai terjadi pertumbuhan gigi depan yang akan membuat puting terasa sakit. Selain faktor tersebut, sebenarnya ada beberapa alasan lainnya mengapa puting lecet saat menyusui dan terasa sangat sakit. Berikut penjelasannya.


POSISI KURANG TEPAT

Saat menyusui terkadang Anda kurang menempatkan sang buah hati di posisi yang tepat. Padahal, posisi sangat menentukan deras tidaknya ASI tersebut keluar. Ketika anak merasa tidak nyaman dan aliran ASI sedikit, maka mereka akan berusaha mencari posisi lain hingga menemukan titik nyamannya. Hal ini membuat puting ditarik dan disedot terlalu keras oleh bibir buah hati Anda sehingga menimbulkan puting lecet saat menyusui. 


Anda harus memastikan payudara dan dagu sang anak menempel. Mulut bayi saat menyusui sebaiknya terbuka lebar, karena seharusnya mereka mengisap aerola bukan puting Anda. 


INFEKSI JAMUR

Penyebab puting lecet saat menyusui berikutnya adalah in feksi jamur. Mulut adalah sumber penularan bakteri paling cepat, termasuk pada bayi. Anak Anda bisa mengalami infeksi jamur di area mulut akibat bekas ASI di permukaan lidah yang tidak dibersihkan. Ketika mereka mulai minum ASI, maka permukaan lidahnya akan bersentuhan dengan payudara Anda. 

Alhasil, puting terinfeksi bakteri dan Anda mengalami keluhan seperti perubahan warna puting yang menjadi kemerahan, gatal, nyeri, serta rasa perih seperti terbakar.


  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke