Stay in The know

Motherhood

Pentingnya Sarapan untuk Anak Sebelum Beraktivitas

Pentingnya Sarapan untuk Anak Sebelum Beraktivitas

Manfaat sarapan dalam tumbuh kembang anak.

Durasi baca: 50 detik


Sebelum mengawali hari, ada baiknya Anda membiasakan memberikan anak sarapan untuk anak. Menurut naskah akademik Pekan Sarapan Nasional, sarapan yang sehat adalah mengonsumsi makanan atau minuman sebelum jam 9 pagi dan telah memenuhi 15% – 30% kebutuhan gizi harian. Sarapan yang dianjurkan setidaknya mencangkup karbohidrat, protein, sayur, buah dan minuman seperti air mineral, susu dan jus. Mengonsumsi makanan pada pagi hari tidak hanya mengoptimalkan energinya, tetapi juga menyimpan banyak manfaat lain seperti berikut ini.


MENINGKATKAN KONSENTRASI

Anak memerlukan sarapan sebelum ia beranjak ke sekolah, karena waktu istirahat yang masih lama—sesudah jam 9—akan membuatnya kehilangan konsentrasi ketika guru tengah menjelaskan materi di dalam kelas. Mereka lebih sulit berpikir, karena kondisi perut yang mulai kelaparan, kepala menjadi pusing dan mual akibat asam lambung sudah naik. 


MEMAKSIMALKAN ENERGI

Saat malam, proses metabolisme tidak akan berhenti meskipun tubuh dalam keadaan istirahat dan tidur. Hal ini menyebabkan seseorang kehilangan banyak cairan di pagi hari. Sarapan mampu menggantikan cairan, protein serta karbohidrat dan perlu diisi ulang setiap pagi. Anak yang tidak terbiasa sarapan, tubuhnya akan lemas, terlihat tidak berenergi dan mudah mengantuk. 


MEMBIASAKAN HIDUP DISIPLIN

Mengajarkan anak hidup disiplin bisa Anda mulai dari hal kecil seperti membiasakannya sarapan. Mereka akan terbiasa mengetahui kapan dirinya harus makan pagi, siang, dan malam, serta kapan waktunya ia harus main, belajar, serta waktu tidur. Rutinitas seperti ini akan membentuknya menjadi pribadi disiplin—terutama soal waktu—hingga dewasa.

  • PAGE
  • 1
  • 2

Author:

You Might Also LIke