×

Stay in The know

Motherhood

Peduli Lingkungan Hidup, Merries Luncurkan Gerakan Mengolah Popok Bayi Bekas

Peduli Lingkungan Hidup, Merries Luncurkan Gerakan Mengolah Popok Bayi Bekas
Mondials Anindhita

Mon, 18 November 2019 at 08.01

Popok sekali pakai memang praktis, namun pastikan Anda membuangnya di tempat yang benar ya, Bu.

Durasi baca: 50 detik.


Popok merupakan salah satu perlengkapan kebutuhan utama bayi yang baru lahir. Pasalnya, popok sangat membantu meringankan pekerjaan orangtua dalam merawat sang buah hati.


Di pasaran terdapat berbagai macam jenis popok yang bisa Anda dapatkan. Mulai dari popok sekali pakai hingga popok kain.

(BACA JUGA: Patut Dicoba, Ini 5 Cara Mencegah Ruam Popok pada Bayi)


Kini, banyak orangtua yang memilih popok sekali pakai, karena alasan praktis, cepat, dan mungkin lebih nyaman dipakai si Kecil. Namun nyatanya, kehadiran popok sekali pakai ini bisa menciptakan limbah sampah yang sangat banyak. Bahkan di beberapa daerah di Indonesia, masih banyak masyarakat yang membuang popok tidak pada tempatnya, contohnya ke sungai yang bisa berpotensi mencemari lingkungan. 


Perusahaan Consumer Goods yang berasal dari Jepang, Kao Indonesia, dengan salah satu merek popok bayi andalannya Merries, bekerja sama dengan Pemerintah Administrasi Jakarta Barat dan Perusahaan Teknologi Pengolahan Limbah. Mereka melakukan Gerakan Mengolah Popok Bayi Bekas Pakai untuk Masa Depan Lingkungan, dan mengajak 1.000 ibu dan 28 posyandu di Jakarta barat.


“Merries Senyumkan Lingkungan” merupakan program yang dilakukan guna mengedukasi dan mengajak masyarat, khusunya para ibu agar membuang popok bayi bekas pada tempatnya. Program ini dimulai Merries dengan cara mengumpulkan popok bayi bekas pakai di beberapa wilayah Jakarta Barat dan diolah kembali menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat seperti fiber dan oil



(Foto: Kao Indonesia)


Bekerja sama dengan Perusahaan Teknologi Pengolahan Limbah, oil tersebut akan mengoperasikan kembali mesin recycle bekas popok bayi. Sedangkan fiber dapat diolah menjadi batako untuk bahan pembangunan dan juga pot untuk tanaman.


Sehingga tak hanya bebas dari limbah sampah yang dihasilkan, namun popok bekas tersebut dapat menjadi suatu manfaat yang bernilai untuk masyarakat dan lingkungan. 


“Dengan inisiatif terpadu dan jalinan kerjasama berkelanjutan bersama para pemangku kepentingan, kami berharap dapat terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan pada waktu yang bersamaan berkontribusi untuk masyarakatdan lingkungan secara berkelanjutan”, ujar Ibu Susilowati selaku VP Marketing Kao Indonesia.


Ditengah masalah global yang dihadapi seperti pemanasan global dan isu sampah, Kao Indonesia terus berkomitmen untuk tetap memperhatikan dampak lingkungan dari semua aktivitas bisnis yang dilakukan. Semoga program “Merries Senyumkan Lingkungan” bisa dilakukan di seluruh daerah di Indonesia.


(Zeta Tsaniya/Mondials Anindhita, foto: Kao Indonesia)

You Might Also LIke