×

Stay in The know

Motherhood

Mengenal Sistem Pengajaran Montessori Yang Dikatakan Efektif Untuk Mendidik Anak

Mengenal Sistem Pengajaran Montessori Yang Dikatakan Efektif Untuk Mendidik Anak
Saskia Damanik

Sun, 21 August 2016 at 18.05

Cari tahu lebih dalam sistem belajar dan mendidik anak dengan metode Montessori.  

Pemerintah saat ini tengah gencar memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia. Mulai dari wacana penambahan jam sekolah hingga pergantian cara orientasi siswa (MOS) demi kemajuan pendidikan di negara ini. Dalam upaya membantu pemerintah pusat, beberapa sekolah pun telah menerapkan sistem pengajaran dengan metode Montessori, di mana cara ini pertama kali ditemukan oleh seorang dokter, ilmuwan, sekaligus pendidik asal Italia, Dr. Maria Montessori, MD, pada abad ke-20.

Sebelum digunakan sebagai metode pengajaran pada seluruh anak, sistem mengajar Montessori dipraktikan kepada anak-anak keterbelakangan mental. Saat itu, Maria ingin mengetahui seberapa efektif metode ini diterapkan untuk melihat perkembangan intelektual mereka. “Treating what today are known as children with special needs. When she went on to establish schools for the disadvantaged children of working parents in Rome, she approached their education as a scientist, using the classroom as her laboratory for observing children and finding ways to help them to achieve their full potential,” tulis Montessori.org.uk. 

Ternyata, cara ini dinyatakan cukup efektif dan dapat diterapkan para ibu di rumah saat mendidik sang buah hati. Untuk lebih lengkapnya, berikut penjelasan seputar metode pengajaran Montessori.

(BACA JUGA: Eksklusif: Dewi Semarabhawa Berbagi Tip Untuk Mengasuh Anak Berkebutuhan Khusus)




Apa Itu Metode Montessori?

Montessori merupakan metode pembelajaran yang ditujukan untuk anak-anak berusia 0 – 6 tahun. “The most important years of childrens growth are the first six years of life when unconscious learning is gradually brought to the conscious level,” kutip Montessoriconnections.com. Sistem pembelajaran ini menekankan pada metode secara langsung, yakni aktivitas fisik—praktik dianggap lebih penting dibandingkan teoritis. Dengan metode ini, anak diharapkan dapat terlibat langsung, mandiri, dan cepat mengerti akan situasi lingkungan. (NEXT PAGE)

(BACA JUGA: Kenali 6 Manfaat Sistem Pengajaran Montessori Yang Dikatakan Efektif Untuk Anak)

You Might Also LIke