×

Stay in The know

Motherhood

Ini Alasan Orangtua Melakukan Helicopter Parenting

Ini Alasan Orangtua Melakukan Helicopter Parenting
Shilla Dipo

Wed, 17 January 2018 at 19.36


MERASA BERTANGGUNG JAWAB ATAS KEBAHAGIAAN ATAU KESEDIHAN ANAK

Ketika anak sedih, terjatuh atau menangis tidak jarang orangtua merasa bersalah karena tidak bisa menjaga anak mereka dengan baik. Mereka berusaha membantu bahkan menyelesaikan permasalahan anak. Padahal orangtua tidak selalu menjadi satu-satunya pihak yang bertanggung jawab. Anda sebaiknya tanyakan permasalahan anak dan mencari solusinya bersama ketimbang menyalahkan diri sendiri. Ini akan membuat anak belajar cara untuk menghadapi sebuah permasalahan dan tidak selalu bergantung. Anda juga sebaiknya memahami apa yang membuat anak bahagia. Jangan selalu mengarahkan anak dan merasa paling tahu akan kebahagiaannya. Meski wajahnya mungkin mirip dengan Anda, tapi anak tetap memiliki cara pikir dan definisi sendiri akan arti kebahagiaan.


TIDAK INGIN MELIHAT ANAK GAGAL

Orangtua pasti menginginkan anaknya selalu berhasil dalam hal apa saja. Inilah yang menjadi salah satu faktor mengapa orangtua sadar atau tidak sadar menggunakan helicopter parenting. Ketika anak gagal, orangtua turut merasakan kesedihan yang dirasakannya. Sebaiknya biarkan sesekali ia gagal dan berikan semangat agar kembali bangkit bukan menagisinya. Tujuannya, agar anak menjadi sosok yang kuat untuk menghadapi berbagai kegagalan yang mungkin tidak terprediksi sebelumnya. Usir rasa cemas berlebih Anda akan kegagalan anak. Ingat, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.


(Riska Yulyana, foto: TheVirtualDenise/Pixabay.com)

You Might Also LIke