ads



Stay in The know

Motherhood

Wajib Tahu! Ini Penyebab dan Gejala Fimosis pada Bayi

Wajib Tahu! Ini Penyebab dan Gejala Fimosis pada Bayi

Tidak hanya pada anak-anak dan orang dewasa, fimosis pada bayi juga bisa terjadi!

Durasi baca: 55 detik.


Fimosis merupakan kondisi di mana kulup melekat pada kepala penis dan tidak dapat ditarik kembali. Biasanya penyakit ini terjadi pada anak-anak dan orang dewasa yang belum disunat. Namun, fimosis ternyata juga bisa terjadi pada bayi. Fimosis pada bayi tidak boleh dianggap remeh, Bu. Karena dapat berdampak untuk kesehatannya ketika ia mulai besar.

(BACA JUGA: Waspada, Fimosis Adalah Penyakit yang Rentan Terjadi Pada Pria)


PENYEBAB FIMOSIS PADA BAYI

Adapun penyebab fimosis pada bayi karena kondisi bawaan lahir atau tidak berkembangnya ruang di antara kulup dan penis. Selain itu, fimosis pada bayi juga bisa disebabkan adanya infeksi atau peradangan berulang pada kulit depan penis, atau terjadinya trauma benturan.


GEJALA FIMOSIS PADA BAYI

Ketika kulit penis tidak bisa ditarik ke arah pangkal saat akan dibersihkan, itu adalah gejala awal fimosis pada bayi. Berikutnya adalah saat air seni yang keluar tidak lancar, bahkan terkadang hanya menetes. Bayi juga bisa mengeluarkan tanda-tanda seperti menangis, kesakitan saat mau buang air keci, dan tidak jarang timbul demam.


CARA MENGATASI FIMOSIS PADA BAYI

Jika Anda menemukan gejala fimosis pada bayi Anda seperti di atas, segera bawa ia ke dokter spesialis anak untuk ditangani lebih cepat dan tepat. Jangan sekali-kali Anda membuka kulup secara paksa dengan menariknya ke arah pangkal penis. Tindakan ini cukup berbahaya, karena dapat menimbulkan nyeri dan pembengkakan pada penis bayi Anda. 




DAMPAK FIMOSIS PADA BAYI

Tidak boleh dianggap remeh, fimosis pada bayi bisa cukup berbahaya. Pasalnya, masalah ini akan memicu timbulnya infeksi yang biasa disebut dengan balanitis atau infeksi di kepala penis. Jika tidak ditangani dengan segera, fimosis pada bayi bisa memengaruhi aktivitas seksual ketika ia sudah dewasa. 


HINDARI HAL INI

Ada satu hal yang tidak boleh dilakukan ketika fimosis pada bayi Anda terjadi. Hindari pemakaian bedak pada daerah intimnya. Hal tersebut dapat menyumbat kulup penis dan meninggalkan sisa bedak sehingga menyebabkan infeksi. Jika sudah terkena infeksi, harus segera ditangani oleh ahlinya ya, Bu.


(Mondials Anindhita, foto: Freepik.com/freepic.diller/onlyyouqj)

You Might Also LIke