Stay in The know

Motherhood

Kenali Tanda-Tanda Fimosis pada Anak Laki-Laki

Kenali Tanda-Tanda Fimosis pada Anak Laki-Laki

Jika tidak segera ditindak, fimosis pada anak bisa mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Durasi baca: 1 menit 20 detik.


Fimosis adalah salah satu kelainan kelamin yang harus Anda waspadai. Tidak hanya pada orang dewasa, tetapi fimosis pada anak laki-laki juga bisa terjadi. Fimosis merupakan kondisi di mana kulup melekat pada kepala penis dan tidak dapat ditarik kembali.

(BACA JUGA: Waspada, Fimosis Adalah Penyakit yang Rentan Terjadi pada Laki-Laki)


Biasanya fimosis pada anak terjadi karena bawaan sejak lahir atau kurang menjaga dan merawat kebersihan penis. Jika tidak segera ditindak, fimosis pada anak bisa menyebabkan infeksi pada penis. Tentu saja hal ini bisa membuat anak menjadi tidak nyaman, bahkan terasa nyeri ketika ingin buang air kecil.


Agar gangguan fimosis ini tidak mengganggu anak, sebaiknya kenali tanda-tanda fimosis pada anak laki-laki berikut ini.


KULUP PENIS MELEKAT

Fimosis pada anak biasanya ditandai dengan bagian kulup penis melekat tidak bisa ditarik. Karena pada dasarnya kulup penis bersifat elastis. Jika hal ini terjadi pada anak Anda, bisa jadi ada gangguan di alat kelaminnya, segera bawa ke dokter spesialis anak ya, Bu.



DEMAM

Tanda fimosis pada anak berikutnya adalah ia mengalami demam. Biasanya jika sudah terjadi infeksi di bagian penis atau saluran kemih akan muncul demam. Ini disebabkan karena adanya bakteri di sekitar alat kelamin anak Anda. Infeksi biasanya terjadi di sekitar kulit, lalu di bagian kepala penis, hingga sampai ke saluran kemih. 

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke