Stay in The know

Motherhood

Etika Menjenguk Bayi Baru Lahir

Etika Menjenguk Bayi Baru Lahir

Jangan sembarangan, ini etika yang harus Anda lakukan saat menjenguk bayi yang baru lahir.

Durasi Baca: 50 detik


Kelahiran seorang bayi memang menjadi salah satu saat yang dinanti-nanti. Keluarga, kerabat, dan teman banyak yang ikut suka cita merayakan kelahiran bayi. Namun, dengan tamu yang terus berdatangan, ternyata bisa membuat orangtua bayi merasa stres. Belum lagi tamu yang datang berebut ingin menggendong atau mencium bayi dan membuat orangtua gelisah dengan hal tersebut.

(BACA JUGA: 6 Aturan Harus Anda Ketahui Saat Mengunjungi Teman yang Baru Saja Melahirkan)


Nah, berikut ini adalah etika dalam menjenguk bayi yang baru lahir yang perlu diperhatikan.


JANGAN CIUM BAYI

Aroma bayi yang harum memang membuat semua orang ingin mencium. Namun, sebaiknya jangan dekatkan wajah Anda pada wajah atau tangan bayi karena bisa jadi Anda menjadi perantara kuman dan bakteri.


Selain itu, sebelum menggendong bayi, usahakan untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Bagaimanapun juga, tangan dan tubuh orang dewasa penuh kuman dan bakteri apalagi setelah menempuh perjalanan. Dengan cara ini, Anda juga ikut menjaga bayi dari infeksi dan mencegah kematian neonatal. 


JANGAN PINDAHKAN BAYI DARI BABY CARRIER




Bila bayi berada di baby carrier saat Anda datang menjenguk, jangan langsung begitu saja memindahkan bayi. Hal ini karena bayi lebih sensitif dengan orang dewasa seperti parfum dan cologne yang kita gunakan. Selain itu, bila ingin menggendong bayi, mintalah izin terlebih dahulu pada orangtuanya. 


JANGAN BERKUNJUNG TERLALU LAMA

Etika yang sering dilupakan orang saat mengunjugi bayi yang baru lahir adalah berkunjung terlalu lama. Banyak orang yang lupa bila bayi dan kedua orangtua yang baru saja memiliki bayibutuh lebih banyak istirahat karena sudah lelah menjaga bayi sepanjang malam. Usahakan untuk berkunjung tidak lebih dari 1 jam saja.

 

Etika yang lain adalah kembalikan bayi bila rewel atau menangis karena bisa saja bayi merasa lapar atau haus dan juga tetap tenag bila terkena muntah atau ompol. Dengan mematuhi etika berkunjung, Anda sudah sangat membantu orangtua bayi sehingga mereka tidak perlu merasa tertekan dengan kedatangan tamu yang sangat banyak. 


(Anggia Hapsari, foto: Pexels.com/ Rawpixels/Pixabay)


 


 


 


 


You Might Also LIke