×

Stay in The know

Motherhood

Si Kecil Wajib Tahu, Inilah Pesan Moral yang Terkandung dalam Dongeng Malin Kundang

Si Kecil Wajib Tahu, Inilah Pesan Moral yang Terkandung dalam Dongeng Malin Kundang
Mondials Anindhita

Sun, 26 January 2020 at 12.03

Dongeng Malin Kundang menjadi salah satu cerita rakyat yang bisa menjadi dongeng sebelum tidur si Kecil.

Durasi baca: 1 menit.


Menyisihkan waktu sejenak untuk bercerita bersama si Kecil merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan orangtua. Mengapa? Kegiatan ini cukup penting dilakukan, mengingat Anda dan suami sudah menghabiskan waktu untuk bekerja seharian atau melakukan aktivitas rutin lainnya.

(BACA JUGA: 8 Manfaat Mendongeng Untuk Anak Pada Masa Pertumbuhan)


Membacakan dongeng ternyata memiliki banyak manfaat baik untuk si Kecil. Diantaranya memperkaya kosakata, mempertajam daya imajinasi, bahkan meningkatkan quality time bersama orangtua. Nah, salah satu dongeng yang harus Anda bacakan untuk si Kecil adalah cerita rakyat Malin Kundang. 


CERITA RAKYAT LEGENDARIS

Dongeng Malin Kundang merupakan cerita rakyat yang cukup legendaris. Sejak kecil pasti Anda dan suami sering membaca cerita ini di buku-buku cerita atau bahkan pementasan drama. Sekarang sudah waktunya Anda untuk menurunkan ceirta rakyat ini.


Singkat cerita, dongeng Malin Kundang adalah seorang anak muda yang durhaka kepada ibunya, sehingga membuat sang ibu sakit hati dan Tuhan pun murka. Tak lama, Malin Kundang diberi hukuman berupa kutukan menjadi batu. Tidak hanya bercerita, Anda pun bisa memberitahu dan menjelaskan bahwa di dalam dongeng Malin Kundang ada beberapa pesan moral yang perlu si Kecil ketahui.


MENGHORMATI ORANGTUA

Pesan moral dongeng Malin Kundang yang pertama adalah wajib menghormati orangtua. Mulai dari menghargai hingga menyayangi harus dilakukan seorang anak kepada orangtua dalam keadaan hidup ataupun wafat.


Bagaimanapun juga, ornangtua sudah bekerja keras dan berusaha untuk memperbesarkan anak dengan merawat dan memberi kasih sayang tanpa pamrih. 




TIDAK BOLEH BERBOHONG

Di dalam dongeng Malin Kundang terdapat sebuah alur cerita di mana Malin ingin menikahi seorang perempuan. Namun ia berbhohong dengan mengatakan bahwa ia berasal dari keluarga ningrat dan kaya. Bahkan di depan istrinya, ia tidak mengakui bahwa sang ibu adalah ibu kandungnya.


Tentu saja hal ini bisa membuat sang ibu sakit hati. Anda bisa menjelaskan pada si Kecil bahwa, tidak baik berbohong, berkata jujur merupakan hal yang lebih baik.

(BACA JUGA: Inspiratif, Begini Dongeng ‘Semut dan Belalang’ yang Bisa Anda Ceritakan pada Si Kecil)


TIDAK BOLEH LUPA DIRI

Satu pesan moral yang cukup penting di dalam dongeng Malin Kundang adalah tidak boleh lupa diri apabila sudah sukses. Hal ini diceritakan dalam dongeng Malin Kundang. Ketika Malin merantau dan meraih kesuksesan, ia melupakan siapa dia dan darimana ia berasal.


Alhasil, ia pun tidak mengakui ibunya karena merasa malu memiliki ibu yang miskin. Jelaskan pada si Kecil, apa yan dilakukan Malin adalah hal yang salah dan ingatkan apabila ia sudah meraih kesuksesan nantinya, pastikan ia tetap rendah hati dan tidak sombong. 


(Mondials Anindhita, foto: Freepik.com), video: YouTube Riri Cerita Anak Interaktif)

You Might Also LIke