Stay in The know

Motherhood

Cegah Stimulasi Berlebihan Pada Bayi dengan Cara Ini

Cegah Stimulasi Berlebihan Pada Bayi dengan Cara Ini

Kontrol pemberian rangsang pada anak.

Durasi baca : 50 detik.


Stimulasi berlebihan memiliki dampak yang cukup serius apalagi ketika hal tersebut terus berjalan dalam jangka waktu yang lama. Kadangkala, ketidaktahuan orangtua menyebabkan stimulasi berlebihan tidak terkontrol dan membuat anak tidak nyaman. Menangis, berteriak atau bahkan tidak berekspersi adalah beberapa respon instan balita yang mengalami stimulasi berlebihan. Selain itu, menurut penelitian, stimulasi berlebihan dapat mengarahkan balita pada perbedaan perilaku dan defisit dalam kinerja kognitif. Melansir dalam Momjunction.com, berikut adalah cara untuk para orang tua dapat menghindari anak dari stimulasi berlebihan. 


AWASI TANDA PERINGATAN DINI



(Foto: Stocksnap/Pixabay.com)


Penting untuk menanggapi tanda-tanda peringatan dini dari bahaya bayi yang mengalami stimulasi berlebihan. Gejala awal biasanya ditandai dengan tangisan dan stres pada balita yang tampak dari raut wajahnya. Terlalu banyak kesengan dan pelajaran baru dari waktu ke waktu membuat si kecil butuh waktu untuk beristirahat. 


KEBIJAKAN WAKTU

Anda tidak perlu terburu-buru mengedepankan pendidikan dasar pada anak yang masih balita. Cari tahu waktu terbaik untuk merencanakan acara bersosialisasi bersama sang buah hati. Sebagian besar anak-anak memiliki energi yang cukup bagus setelah tidur siang. Anda dapat menyesuaikan bagaimana acara bertamasya atau belajar bersama anak dengan jadwal hariannya agar sang anak merasa nyaman dan terbiasa. 

  • PAGE
  • 1
  • 2

Author:

You Might Also LIke