×

Stay in The know

Motherhood

Cari Tahu Kelebihan Dan Kekurangan Sebelum Memutuskan Menerima Donor ASI

Cari Tahu Kelebihan Dan Kekurangan Sebelum Memutuskan Menerima Donor ASI
Saskia Damanik

Sun, 8 May 2016 at 13.30

Jangan asal menerima donor ASI, ketahui terlebih dahulu resiko dan kelebihannya.

Saat Anda memutuskan untuk menerima donor ASI dari orang yang tidak dikenal, sebaiknya jangan terlalu gegabah. Banyak rambu-rambu yang wajib diperhatikan ibu saat menerima sumbangan ASI. Seperti yang dikutip dalam Aimi-asi.org—atau yang lebih dikenal dengan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia—menerima donor ASI memiliki plus minus serta panduan khusus yang wajib dicermati, seperti berikut ini.

(BACA: Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Menerima Donor ASI Agar Bayi Tetap Sehat)


Siapa Pendonor ASI?

  • Para pendonor sebaiknya ibu yang baru saja memiliki bayi berusia di bawah 6 bulan.
  • Pendonor tidak memiliki penyakit seperti hepatitis, HIV, dan penyakit menular lainnya, serta dalam keadaan sehat tanpa mengonsumsi obat-obatan apapun.
  • Asupan ASI pendonor memang berlebihan, sehingga dapat dibagikan untuk bayinya dan anak orang lain juga.
  • Para pendonor sebaiknya tidak pernah menerima atau melakukan transusi darah selama 12 bulan terakhir.
  • Pendonor tidak mengonsumsi minuman berakohol, merokok, narkoba, dan sebagainya.


Sisi Positif Donor ASI

ASI Lebih Baik Dari Pada Susu Formula

Seperti yang kita tahu, ASI eksklusif sebaiknya diberikan selama 6 bulan pertama. Bayi yang mengonsumsi ASI memiliki tingkat kekebalan tubuh dan pertumbuhan yang jauh lebih cepat dibandingkan anak-anak yang hanya mengonsumsi susu formula. Oleh karena itu, donor ASI masih diperbolehkan jika produksi ASI ibu memang sangat minim.


Ibu Menjadi Lebih Tenang

Anda tentu merasa menjadi manusia yang paling bersalah ketika tidak dapat memberikan ASI untuk sang anak. Kehadiran donor ASI yang kian marak setidaknya bisa mengurangi beban pikiran ibu saat ini. Meskipun rasa cemas tetap ada, namun setidaknya kebutuhan nutrisi, gizi, dan protein si kecil dapat terpenuhi, meskipun melalui donor ASI.


Sisi Negatif Donor ASI

Penularan Penyakit

Mengambil ASI dari orang lain tidak dapat disamakan seperti saat membeli barang di supermarket. Anda harus lebih teliti dan memilih siapa yang akan menjadi pendonor. Minimal, mereka adalah saudara atau teman terdekat, sehingga ibu sudah memahami bagaimana kesehatan mereka selama ini, supaya kesehatan si kecil tidak terancam.


Biaya Lebih Tinggi

Bukan hanya faktor kesehatan yang perlu Anda pertimbangkan saat menerima donor ASI. melainkan juga terhadap masalah finansial keluarga. Jika Anda sudah siap untuk menerima donor, maka uang yang dikeluarkan akan jauh lebih besar dari pada membeli susu formula. Jika mungkin, Anda bisa mencari donor ASI kenalan—atau melalui sumber terpercaya—yang dengan sukarela memberikan ASI tanpa memungut biaya sedikit pun.  

(Elizabeth Puspa, Image: Berbagai Sumber)

You Might Also LIke