Begini cara meredakan biang keringat pada anak

Durasi Baca: 1 menit


Tinggal di negara beriklim tropis membuat Anda dan anak pernah "berteman" dengan biang keringat. Biang keringat atau miliaria adalah ruam kecil berwarna merah, menonjol, terasa gatal, dan seringkali menimbulkan sensasi perih pada kulit.

(BACA JUGA: Beragam Penyakit Kulit yang Umumnya Menyerang Bayi Anda)


Kondisi ini terjadi karena cuaca panas dan lingkungan yang lembap. Umumnya, biang keringat muncul beberapa hari setelah seseorang terpapar suhu panas. 


PENYEBAB BIANG KERINGAT

Berbeda dengan orang dewasa, biang keringat biasanya muncul di area leher, lipatan siku, ketiak, atau selangkangan si kecil. Masalah biang keringat ini tentu membuat si kecil tak nyaman, rewel, dan bahkan menangis. 


Sedangkan pada orang dewasa, biang keringat umumnya muncul pada area kulit tubuh yang bergesekan dengan pakaian.

 

Biang keringat muncul pada tubuh disebabkan oleh keringat yang terjebak di lapisan kulit,“ ujar dr Marissa T.S Pudjiadi, Sp. A dari RS Premier Bintaro. “Keringat tidak dapat menguap karena kelenjar keringat tubuh tertahan di balik kulit, menyebabkan radang dan timbul ruam,” lanjutnya. 


Menurutnya, ada beberapa pemicu yang dapat memicu biang keringat. Selain iklim tropis, biang keringat dapat terjadi karena penggunaan pakaian dan selimut yang terlalu tebal saat seseorang tidur. Aktivitas fisik yang terlalu menguras keringat berlebihan juga dapat membuat Anda dan si kecil terkena biang keringat. 


REDAKAN DENGAN CARA INI

Jika terjadi biang keringat pada tubuh Anda atau si kecil, lakukan beberapa langkah sederhana berikut ini:


  • HINDARI PANAS SECARA LANGSUNG

Paparan matahari dan cuaca panas akan membuat Anda mudah berkeringat, sehingga membuat kondisi biang keringat makin parah. Sebaiknya, hindari paparan dan atau udara panas untuk sementara waktu. Jika harus benar-benar harus beraktivitas di luar ruangan, lakukan pada sore atau pagi hari saat matahari tidak berada di atas kepala. 


  • JAGALAH SUHU TUBUH TETAP DINGIN

Selain minum air mineral yang lebih banyak, turunkan suhu tubuh dengan mandi menggunakan air bersuhu normal. Anda pun dapat melakukan mandi berendam untuk meredakan biang keringat. 


Saat mandi, gantilah sabun dengan sabun perawatan khusus yang dapat membantu melindungi dari berbagai masalah kulit seperti biang keringat. Jangan menggaruk atau menyentuh biang keringat. Telapak tangan memiliki jutaan bakteri dan kotoran yang dapat memperburuk kondisi masalah kulit ini. Pastikan tangan tetap bersih sebelum menyentuh area kulit yang terdapat biagn keringat.


  • GUNAKAN BUSANA YANG LONGGAR

Jangan gunakan busana yang terlalu kecil dan berbahan tebal. Pilih busana loose atau longgar berbahan katun yang nyaman. Hindari busana yang terbuat dari serat sintetis seperti polyester hingga silk. Bahan ini dapat membuat Anda semakin mudah berkeringat. 


  • APLIKASIKAN LOTION KHUSUS

Oleskan krim atau lotion khusus yang mengandung calamine untuk merekadan gatal, perih, dan iritasi. Jangan gunakan bedak.

Jangan terlalu banyak mengaplikasikan krim pada anak. Penggunaan krim yang berlebihan dan tidak dibersihkan dengan tuntas dapat menyumbat pori sehingga menghambat proses pemuliham. 

Kunjungi dokter kulit jika biang keringat tidak kunjung reda setelah 3-4 hari. 


(Anggia Hapsari, foto: Unsplash, Lifeboy)