Stay in The know

Motherhood

Begini Cara Menjelaskan Alat Kelamin Pada Anak

Begini Cara Menjelaskan Alat Kelamin Pada Anak

Tak perlu memberi kata kiasan, ucapkan dengan nama sebenarnya saat anak bertanya tentang alat kelaminnya.

Durasi baca: 1 menit


Tidak sedikit orang tua yang merasa tabu atau risih saat membicarakan organ reproduksi termasuk alat kelamin pada anak. Sehingga saat anak bertanya tentang nama alat kelamin, orangtua menggunakan istilah lain untuk menjelaskannya pada anak. 


Alat kelamin laki-laki seringkali mendapat sebutan ‘burung’ agar terdengar lebih sopan. Sedangkan alat kelamin perempuan disebut sebagai ‘bulan’. Padahal menjelaskan nama alat kelamin pada anak adalah hal yang penting.

(BACA JUGA: 5 Jurus Jitu Membuat Anak Gemar Baca Buku Ketimbang Main Gadget)


Tujuannya untuk melatih anak lebih terbuka, tidak menganggap alat kelaminnya sebagai suatu hal tabu, serta menghindarkan anak dari ancaman kekerasan seksual. Ketika anak mulai bertanya tentang alat kelaminnya, sebaiknya Anda melakukan beberapa cara berikut saat menjelaskan nama alat kelamin pada anak. 


GUNAKAN SEBUTAN YANG TEPAT

Alat kelamin adalah bagian tubuh. Gunakan istilah anggota tubuh yang benar untuk anus, vagina, dan penis sama halnya dengan bagian tubuh lain seperti mulut, siku, kaki, dan sebagainya. Tidak perlu diberi bahasa kiasan.


(Foto: todaysparet.com)

Pemberian sebutan yang benar membantu anak memahami bagian tubuh mereka. Sehingga saat bagian tubuh tersebut sakit atau infeksi, mereka bisa memberitahu orangtua atau dokter dengan baik. 


JANGAN GUNAKAN KATA PENGGANTI

Seperti yang sudah dibicarakan di atas, sebisa mungkin hindari menggunakan kata pengganti pada alat kelamin. Penggunakan kata pengganti terhadap alat kelamin pada anak secara tak sadar menanamkan rasa mual, arti yang tidak sopan, dan menjijikkan terhadap bagian tubuh tersebut.


Padahal anak perlu menyayangi alat kelaminnya sama seperti anggota tubuhnya yang lain. Tanamkan juga padanya bahwa alat kelamin tersebut bersifat pribadi sehingga tidak boleh diumbar. Hanya orang tertentu saja yang boleh memegangnya yaitu dirinya sendiri, orangtua, atau pengasuh terpercaya orangtua.


Itulah sebabnya, Anda perlu mengajarkan anak untuk lebih mandiri saat buang air, terutama buang air kecil, sejak dini. Dengan mengetahui nama alat kelamin, anak bisa berkomunikasi bila bagian tersebut disentuh dengan tidak tepat. 

(BACA JUGA: 5 Manfaat Membiasakan Anak Gemar Membaca Orangtua Harus Tahu)


GUNAKAN DALAM BAHASA SEHARI-HARI

Agar anak dan orangtua sama-sama terbiasa menggunakan istilah yang benar, sebaiknya gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih baik memberitahukan anak tentang nama alat kelamin daripada mereka harus mencaritahu sendiri nama bagian tubuh tersebut di internet atau bertanya pada teman. 


Dengan memberikan informasi yang benar, orang tua berarti sudah memberikan pendidikan seks sejak dini. Anak bisa menjaga kesehatan organ reproduksi dan tahu bagaimana menjaga kebersihannya. 



(Anggia Hapsari, foto: Teentalk.ca, Pexels.com/ Pixabay)





Author:

You Might Also LIke