Stay in The know

Motherhood

Inilah 5 Tanda-tanda Anak Tidak Kuat dan Harus Membatalkan Puasa

Inilah 5 Tanda-tanda Anak Tidak Kuat dan Harus Membatalkan Puasa

Si Kecil sudah berpuasa? Anda harus tahu ada 5 tanda-tanda anak tidak kuat puasa dan harus membatalkannya.

Durasi baca: 55 detik.


Mengenalkan ibadah puasa sejak dini merupakan hal yang sangat penting. Menginjak usia sekolah dasar, biasanya mereka sudah diperbolehkan untuk berpuasa. Bagi anak yang belajar puasa untuk pertama kali, puasa memang terasa berat.

(BACA JUGA: Ingin Mengajarkan Anak Puasa Untuk Pertama Kali? Ikuti Cara Berikut Ini)

Cukup wajar dan normal apabila saat puasa pertama kali ia merasa lemas dan lapar. Namun, Anda juga perlu tahu 5 tanda-tanda anak tidak kuat dan harus membatalkan puasa.


MULAI MENGELUH

Jika Anda melihat si Kecil mulai mengeluh dan merasa tidak nyaman dengan kondisi perutnya, seperti sakit, mual, dan sebagainya, sebaiknya jangan membiarkan tetap berpuasa. Anda bisa menyuruhnya segera berbuka. 




MENGALAMI DEHIDRASI

Anak yang berpuasa mungkin bisa mengalami dehidrasi, mulai dari yang ringan hingga parah. Biasanya hal ini disebabkan ia kurang asupan cairan saat waktu berbuka dan sahur. Ada beberapa gejala dehidrasi yang bisa dialami anak-anak, diantaranya warna urin pekat, demam, sembeli, dan sebagainya.


NYERI LAMBUNG

Apabila si Kecil tampak kesakitan di bagian perutnya, Anda patut curiga ada masalah di pencernaannya. Mungkin bisa jadi nyeri lambung atau maag. Nyeri lambung ini bisa terjadi dikarenakan adanya perubahan pola makan sehingga lambung mengeluarkan zat asam yang menyebabkan nyeri di bagian perut.


(Mondials Anindhita, foto: Freepik.com/jcomp)

You Might Also LIke