×

Stay in The know

Motherhood

5 Permainan untuk Mengasah Kinerja Sensorik dan Motorik Anak

5 Permainan untuk Mengasah Kinerja Sensorik dan Motorik Anak
Mondials Anindhita

Mon, 16 September 2019 at 14.04

Wajib dilakukan, inilah 5 permainan yang bisa Anda lakukan bersama Si Kecil.

Durasi baca: 55 detik.


Saat buah hati memasuki usia 6 bulan ke atas, pertumbuhan otaknya mulai berkembang. Di usia inilah waktu yang tepat bagi Anda untuk melatih perkembangan saraf sensorik dan motorik anak. 

(BACA JUGA: 3 Alasan Kenapa Ayah Harus Membacakan Dongeng untuk Anak)


Kemampuan sensorik dan motorik anak akan saling berkoordinasi secara kompleks untuk melatih kecerdasan otak dan perkembangan otot si Kecil. Secara tidak langsung kemampuan kognitif akan melatih kemampuan berpikir anak, termasuk dalam hal bersosialisasi dan berkomunikasi. 


Jadi, jangan tunda si Kecil melakukan permainan-permainan di bawah ini untuk mengasah kinerja sensorik dan motoriknya untuk mengeluarkan kemampuan kognitifnya.


BERMAIN BLOK

Permainan yang bisa mengasah kinerja sensorik dan motorik anak adalah membangun menara dari blok berwarna. Meskipun si Kecil belum dapat bisa membangun menara secara sempurna, namun permainan yang ini mampu meningkatkan kinerja otaknya dan melatih saraf sensorik mereka. 


Pasalnya, ketika anak mulai mengambil blok berwarna-warni dan menyusunnya menjadi satu, ransangan terhadap kognitif dan panca inderanya akan beradaptasi belajar untuk belajar membedakan sesuatu yang ada di hadapannya.



(Foto: Freepik.com)


MENYUSUN PUZZLE

Banyak ragam dari bentuk puzzle yang dapat Anda berikan untuk si Kecil. Mainan yang satu ini dapat melatih si kecil untuk mengenal bentuk dan warna, sehingga kinerja kognitifnya akan bergerak lebih aktif.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke