×

Stay in The know

Motherhood

5 Gejala Pada Anak Yang Menandakan Dirinya Tidak Kuat Berpuasa Penuh

5 Gejala Pada Anak Yang Menandakan Dirinya Tidak Kuat Berpuasa Penuh
Saskia Damanik

Wed, 8 June 2016 at 19.59

Jika kelima hal di bawah ini terjadi, jangan memaksakan anak untuk berpuasa.

Menginjak usia sekolah dasar, beberapa orangtua menanamkan anaknya untuk menjalankan puasa. Tentu ini merupakan usaha yang baik, mengenalkan anak pada ibadah dan ajaran agama. Selain mengajarkan berpuasa, ada hal penting yang harus Anda perhatikan lebih dulu. Kesehatan anak!

Saat pertama kali berpuasa, fisik anak yang sedang dalam masa pertumbuhan membutuhkan penyesuaian. Bukan hanya masalah menahan lapar dan haus, namun ada beberapa efek dan gejala negatif yang mungkin timbul saat menjalankan puasa. 

Rita Ramayulis, DCN, M. Kes, selaku Praktisi Gizi Klinik, Kebugaran, dan Olahraga pun yang GLITZMEDIA.CO temui di sebuah media gathering, mengungkapkan pemaparannya, “Sistem kekebalan tubuh tiap anak berbeda-beda, sehingga ibu tidak boleh memaksakan mereka untuk tetap bertahan sepanjang hari jika kondisinya sudah mulai lemas.”


BACA: 6 Cara Yang Bisa Orangtua Lakukan Untuk Mengajak Anak Berpuasa


Anak Mulai Mengeluh

“Puasa yang sehat itu ketika sang buah hati dapat tetap merasa ceria, sehat, dan aktif selama bulan puasa, tanpa mengeluh apapun. Sebaliknya, jika anak Anda sudah mulai mengeluh dan tak nyaman dengan kondisi perutnya, seperti sakit, mual, dan sebagainya, sebaiknya jangan biarkan mereka tetap berpuasa. Lebih baik ibu segera menyuruhnya berbuka.”


Anak Terlihat Lemas

“Cobalah untuk lebih peka dengan kondisi buah hati Anda. Jika mereka sudah malas untuk bermain serta tak bergairah, berarti ada yang salah dengan dirinya saat itu. Biasanya, sang anak mengalami dehidrasi cukup besar, hingga membuat dirinya lemas. Oleh karena itu, saat sahur sebaiknya perbanyak air mineral serta minuman yang mengandung elektrolit, seperti sari buah—bukan minuman manis.”




Mengeluarkan Keringat Dingin

“Anak-anak terkadang takut dan tidak mau terbuka dengan orangtuanya jika mereka sudah tak kuat untuk berpuasa, sehingga buah hati memilih untuk diam dan menutup mulut meskipun kondisi badannya sudah lemas. Sebaiknya, ibu segera lihat kondisi sang anak. Apakah tubuhnya terlihat lemas, hanya tidur sepanjang hari, dan mengeluarkan keringat dingin, serta menggigil? Jika iya, berarti anak Anda sudah dalam keadaan tak sehat. Segeralah perikasakan ke dokter.” 


Wajah Terlihat Pucat

“Coba lihat bagaimana perubahan wajahnya, jika mata mereka masih terlihat segar dengan rona wajah memerah, artinya sang buah hati masih dalam keadaan sehat. Tetapi, jika wajahnya sudah terlihat pucat, mulai dari bibir hingga pipinya, ditambah dengan mata yang terlihat sayu, maka sang buah hati tidak boleh lagi berpuasa pada hari itu.”


Gangguan Pada Lambung Pencernaan

“Anak-anak yang terkena penyakit maag umumnya lebih rentan dari mereka yang tidak memiliki riwayat penyakit tersebut. Jika sang buah hati sudah tak sanggup untuk berpuasa, karena pusing, mual, hingga muntah-muntah, sebaiknya segera ambil tindakan medis. Dalam konidisi seperti ini ibu juga tidak boleh memberikan sari buah saat berbuka, tetapi harus diberikan minuman yang manis.”

(Elizabeth Puspa, Images: Berbagai sumber)

You Might Also LIke