Stay in The know

Motherhood

5 Cara Menegur Anak di Depan Umum Tanpa Membentaknya

5 Cara Menegur Anak di Depan Umum Tanpa Membentaknya

Jangan langsung memarahi anak depan umum, tegur dengan cara ini.

Durasi baca: 1 menit 20 detik.


Pendidikan orangtua sewaktu anak masih kecil sangat menentukan karakter dan pribadi mereka ketika besar nanti. Jika Anda membiasakan pola asuh keras, maka ia dapat tumbuh dengan karakter keras kepala dan sulit diatur. Hal serupa juga terjadi ketika Anda sering memarahi atau membentaknya di depan umum. Anak bisa menjadi sosok yang kurang percaya diri dan enggan bergaul dengan orang sekitarnya. Jika mereka melakukan kesalahan di depan umum, coba tegur dengan cara berikut ini, tanpa perlu membuatnya tersudut.


MENGHAMPIRI DAN MENASIHATINYA

Saat Anda melihat anak melakukan kesalahan yang ia lakukan kepada lawan mainnya, sebaiknya jangan langsung memarahi atau memukulnya di depan umum. Sebaiknya panggil dan hampiri anak Anda sembari menggiringnya ke sudut tempat. Nasihati dengan cara baik-baik, bahwa apa yang ia lakukan tersebut salah dan mengajaknya untuk meminta maaf. Jika anak bersikeras tidak mau mengakui kesalahannya, Anda dapat memberikan contoh dengan cara meminta maaf kepada orangtua serta anak tersebut, supaya mereka dapat meniru apa yang Anda lakukan.


TEGUR DENGAN BAHASA NON VERBAL

Banyak cara yang bisa Anda lakukan kepada anak tanpa harus membentaknya, salah satunya menegurnya dengan bahasa non verbal. Saat anak sudah berusia 1 tahun ke atas, mereka telah mengerti beberapa isyarat yang menyatakan setuju atau tidak setuju. Ketika ia berbuat kesalahan, biasanya anak akan menoleh pada orangtuanya dan Anda dapat memberikan sinyal seperti mengacungkan jari telunjuk sembari menggerakkan ke kanan dan ke kiri atau menggelengkan kepala sebagai tanda melarangnya.


  • PAGE
  • 1
  • 2

Author:

You Might Also LIke