Stay in The know

Motherhood

4 Etika Mengunggah Foto Anak dalam Media Sosial

4 Etika Mengunggah Foto Anak dalam Media Sosial

Jangan unduh foto ini dalam akun media sosial Anda.

Durasi baca: 1 menit


Tidak sedikit individu berlomba-lomba menampilkan foto terbaiknya dalam akun Instagram. Mengunggah beragam gambar dengan latar belakang cantik sengaja dipajang untuk mendapatkan ‘like’ dan komentar yang banyak dari para warganet. Namun, hal ini sering dilakukan melebihi batasan. Sebagian orang belum paham akan etika bermedia sosial, hingga menampilkan foto-foto terbuka dari anak demi meraih perhatian publik. Padahal jika ada pihak yang menyalahgunakannya, maka anak bisa terjebak dalam kasus pelecehan seksual atau prostitusi. Sebelum memprotes apa yang dilakukan oleh orang tersebut karena kelalaian Anda, ada baiknya intropeksi diri dan berhenti mengunduh beberapa foto seperti berikut ini.


FOTO TANPA BUSANA

Foto paling sering yang tampil dalam media sosial adalah menampilkan wajah dan tubuh anak yang tidak menggunakan busana sama sekali. Biasanya waktu ketika anak sedang mandi, dipakaikan baju atau pada saat berenang. Sekilas memang terlihat menggemaskan, namun hal ini bisa menjadi sasaran empuk bagi para predator anak untuk menggunakan foto tersebut sebagai fantasi seksnya.


FOTO YANG MEMALUKAN

Foto memalukan yang dimaksud adalah pada saat anak mendapatkan bullying dari keluarga atau saudara, baik dari segi fisik serta perilaku. Misalnya, anak pria yang dirias layaknya perempuan atau sebaliknya. Hal ini bisa menyebabkan mereka menjadi minder ketika melihat kembali kejadian tersebut. Apalagi, jika kejadian itu terlihat oleh teman sekelasnya yang membuat dirinya akhirnya mendapatkan bullying.



(Foto: Pressfoto/ Freepik.com)

  • PAGE
  • 1
  • 2

Author:

You Might Also LIke