×

Stay in The know

Motherhood

4 Cara Ajarkan Anak Cuci Piring yang Fun

4 Cara Ajarkan Anak Cuci Piring yang Fun
Anggia Hapsari

Sun, 8 December 2019 at 08.01

Selain melatih motorik halus, tugas mencuci piring  ini juga mengajarkan anak untuk lebih bertanggung jawab.    

Durasi baca: 1 menit 30 detik

 

Kapan Anda mulai mengajarkan anak cara mencuci piring? Apalagi jika Anda memiliki anak perempuan, apakah Anda membiarkan tugas ini dilakukan oleh asisten rumah tangga hingga anak berusia remaja? Tidak ada salahnya mengajarkan anak cara mencuci piring sejak dini.  


Anda dapat memulainya dengan mengajarkan anak cara mencuci piring makan yang ia gunakan sendiri. Penting diingat untuk bersabar dan tidak memiliki ekspektasi tinggi saat mengajarkan anak cara mencuci piring. 

(BACA JUGA: 4 Hal yang Harus Dilakukan Saat Menonton Televisi Bersama Anak)


Tujuan dari mengajarkan anak cara mencuci piring adalah tanggung jawab, kebersihan, dan saling membantu sesama anggota keluarga. Jadi, wajar saja jika baju menjadi basah atau masih ada kotoran tersisa di alat makannya. Anda bisa mengulanginya kembali. 


Lakukanlah tugas ini dengan penuh suka cita sehingga ia tidak khawatir dan merasa nyaman untuk mencobanya. Untuk itu, perhatikan hal-hal berikut sebelum Anda mengajarkan anak cara mencuci piring.


GUNAKAN ALAT MAKAN BERBAHAN MELAMIN ATAU PLASTIK 

Jika anak masih berusia 5-7 tahun sebaiknya gunakan alat makan berbahan melamin atau plastik. Selain terhindar dari pecah, bahan ini juga lebih ringan saat digenggam anak dalam kondisi licin. Saat Anda merasa yakin anak bisa diberikan tanggung jawab lebih, mulailah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mencuci gelas kaca dibandingkan piring kaca.


AJARI URUTAN MENCUCI PIRING YANG BENAR 

Benar sedari awal, agar mencuci piring tetap efisien dan bersih pahami urutan yang benar dalam mencuci piring. Buang sisa makanan terlebih dahulu ke tempat sampah lalu mulailah mencuci cangkir dan gelas, lalu sendok dan garpu, kemudian piring dan mangkuk.   

(BACA JUGA: 3 Cara Efektif Membangkitkan Minat Belajar Anak)


GUNAKAN SABUN PENCUCI PIRING CAIR 


Untuk alasan higienis, hindari sabun pencuci piring bertekstur krim dan pilihlah sabun pencuci piring cair karena tidak meninggalkan sisa sabun dan mampu membersihkan alat makan dengan efektif. Gunakan sabun pencuci piring berkualitas terbaik seperti Mama Lemon atau Sunlight yang memiliki formula aman dan lembut bagi tangan anak sehingga terhindar dari iritasi kulit. 


GANTI SPONS PENCUCI PIRING SECARA BERKALA 

Kegiatan mencuci piring akan sia-sia jika Anda tidak rutin mengganti spons pencuci piring secara berkala. Ganti spons setiap 10 hari serta pisahkan spons untuk mencuci peralatan makan dan peralatan dapur. Cara ini akan mencegah perpindahan kuman dan minyak dari peralatan dapur ke peralatan makan. 


(Foto: Thespruce.com)


Gunakan spons berkualitas terbaik yang mampu menghasilkan busa melimpah, membersihkan noda dengan cepat dan tahan terhadap bakteri.  Bersabarlah dan dampingi saat mengajarkan anak cara mencuci piring. Jangan lupa untuk ucapkan terima kasih dan berikan pujian atas usahanya. 


Buang jauh pemikiran bahwa tugas mencuci piring hanya dilakukan oleh asisten pembantu rumah tangga atau anak perempuan saja. Tidak ada salahnya untuk mengajarkan tanggung jawab ini juga kepada anak laki-laki Anda. Menanamkan rasa tanggung jawab sejak dini begitu penting agar kelak ia dapat membantu berbagai tugas di rumah.  

(Tenny Rosyaria, foto: Instagram, rd.com)




You Might Also LIke